Sirene di Sebagian Wilayah Israel Kembali Meraung-raung, Ada Apa?
Sabtu, 02 Agustus 2025 - 11:32 WIB
loading...
Sirene di sebagian wilayah Israel kembali meraung-raung. Foto/X
A
A
A
GAZA - Sirene berbunyi di beberapa wilayah Israel pada hari Jumat setelah sebuah rudal diluncurkan dari Yaman. Itu menyebabkan ketakutan bagi sebagian warga Israel yang memilih bersembunyi di bunkr.
Sebuah pernyataan militer mengatakan bahwa proyektil tersebut dicegat setelah alarm berbunyi di beberapa lokasi, termasuk Bnei Brak, Givat Shmuel, Ramat Gan di wilayah Gush Dan, Ramla, Beer Yaakov, Nes Ziona, Rishon LeZion, Rehovot, Yudea, Laut Mati, Yerusalem, dan Samaria.
Harian Yediot Ahronot melaporkan bahwa beberapa penerbangan yang menuju Bandara Ben Gurion di Tel Aviv ditunda di udara selama peringatan tersebut.
Tidak ada korban jiwa atau kerusakan yang dilaporkan.
Baca Juga: Mengapa Putin Tak Takut dengan Ultimatum Trump?
Juru bicara Houthi, Yahya Saree, mengonfirmasi bahwa kelompoknya telah menembakkan rudal balistik hipersonik ke Bandara Ben Gurion, dengan mengatakan serangan itu "berhasil mencapai sasaran."
Ia mengatakan serangan rudal tersebut telah menyebabkan empat juta warga Israel berhamburan ke tempat perlindungan.
Menurut data Israel, Houthi telah meluncurkan 67 rudal balistik dan 17 drone ke Israel sejak 18 Maret.
Houthi telah mengintensifkan serangan rudal dan drone ke Israel sejak pasukan Israel melanjutkan serangan di Jalur Gaza pada bulan Maret setelah dua bulan gencatan senjata yang goyah.
Sejak November 2023, kelompok tersebut juga telah menargetkan pelayaran komersial di Laut Merah, Teluk Aden, dan Laut Arab untuk mendukung warga Palestina di Gaza, di mana lebih dari 60.300 korban tewas dalam serangan gencar Israel.
Sebuah pernyataan militer mengatakan bahwa proyektil tersebut dicegat setelah alarm berbunyi di beberapa lokasi, termasuk Bnei Brak, Givat Shmuel, Ramat Gan di wilayah Gush Dan, Ramla, Beer Yaakov, Nes Ziona, Rishon LeZion, Rehovot, Yudea, Laut Mati, Yerusalem, dan Samaria.
Harian Yediot Ahronot melaporkan bahwa beberapa penerbangan yang menuju Bandara Ben Gurion di Tel Aviv ditunda di udara selama peringatan tersebut.
Tidak ada korban jiwa atau kerusakan yang dilaporkan.
Baca Juga: Mengapa Putin Tak Takut dengan Ultimatum Trump?
Juru bicara Houthi, Yahya Saree, mengonfirmasi bahwa kelompoknya telah menembakkan rudal balistik hipersonik ke Bandara Ben Gurion, dengan mengatakan serangan itu "berhasil mencapai sasaran."
Ia mengatakan serangan rudal tersebut telah menyebabkan empat juta warga Israel berhamburan ke tempat perlindungan.
Menurut data Israel, Houthi telah meluncurkan 67 rudal balistik dan 17 drone ke Israel sejak 18 Maret.
Houthi telah mengintensifkan serangan rudal dan drone ke Israel sejak pasukan Israel melanjutkan serangan di Jalur Gaza pada bulan Maret setelah dua bulan gencatan senjata yang goyah.
Sejak November 2023, kelompok tersebut juga telah menargetkan pelayaran komersial di Laut Merah, Teluk Aden, dan Laut Arab untuk mendukung warga Palestina di Gaza, di mana lebih dari 60.300 korban tewas dalam serangan gencar Israel.
(ahm)
Lihat Juga :