4 Alasan Trump Kirim 2 Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 14:40 WIB
loading...
4 Alasan Trump Kirim...
Donald Trump kirim dua kapal selam nuklir ke perbatasan Rusia. Foto/X/@US_STRATCOM
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan dua kapal selam nuklir untuk menggeser lokasi mereka relatif dekat dengan perbatasan Rusia . Itu sebagai sebagai bagian dari perseteruan terbarunya dengan pemimpin Rusia Dmitry Medvedev.

Pada hari Jumat, Trump mengunggah di platformnya Truth Social bahwa pergerakan kapal selam tersebut merupakan tanggapan atas "pernyataan yang sangat provokatif" yang dilontarkan Medvedev, mantan presiden Rusia, minggu ini.

4 Alasan Trump Kirim 2 Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

1. Perang Kata-kata dengan Medvedev

Sehari sebelumnya, Medvedev telah memperingatkan bahwa Trump harus mewaspadai "betapa berbahayanya 'Tangan Mati' yang legendaris itu", sebuah referensi terhadap sistem senjata nuklir Rusia dari era Perang Dingin.

"Saya telah memerintahkan dua Kapal Selam Nuklir untuk ditempatkan di wilayah yang tepat, untuk berjaga-jaga jika pernyataan bodoh dan provokatif ini lebih dari sekadar itu," tulis Trump.

"Kata-kata sangat penting, dan seringkali dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan, saya harap ini bukan salah satunya."

Dalam beberapa minggu terakhir, Trump telah terlibat dalam perang kata-kata yang semakin memanas dengan Medvedev, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Dewan Keamanan Rusia di bawah Presiden Vladimir Putin.

Medvedev dan Putin memiliki hubungan yang erat: Ketika Medvedev menjabat sebagai presiden dari tahun 2008 hingga 2012, Putin adalah perdana menterinya. Setelah itu, ketika Putin kembali menjabat, Medvedev menjabat sebagai perdana menterinya dari tahun 2012 hingga 2020.

Namun, seiring Trump menyuarakan rasa frustrasinya yang semakin meningkat terhadap invasi Rusia yang terus berlanjut ke Ukraina, ia semakin sering menyebut Medvedev, seorang yang dikenal agresif dalam perang, sebagai sasaran kemarahannya. Kedua pria tersebut telah mengisyaratkan kemampuan nuklir negara mereka, dan percakapan publik mereka semakin menegangkan.

Baca Juga: Mengapa Putin Tak Takut dengan Ultimatum Trump?

2. Perang Tarif AS dan India

Dalam sebuah unggahan media sosial awal pekan ini, Trump beralih dari diskusi perdagangan antara India dan Rusia menjadi serangan terhadap Medvedev atas pernyataannya yang penuh ancaman.

"Saya tidak peduli apa yang India lakukan terhadap Rusia. Mereka bisa menghancurkan ekonomi mereka yang mati bersama-sama, saya tidak peduli," tulis Trump.

“Rusia dan AS hampir tidak berbisnis bersama. Mari kita pertahankan seperti itu, dan beri tahu Medvedev, mantan Presiden Rusia yang gagal, yang merasa dirinya masih Presiden, untuk berhati-hati dalam berbicara. Dia memasuki wilayah yang sangat berbahaya!”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jubir Hamas Lolos dari Pembunuhan
Rekomendasi
Jampidus Mengaku Tak...
Jampidus Mengaku Tak Paham Nama Dirinya Dikaitkan dengan Isu Blackout
Harlah ke-28, PKB Canangkan...
Harlah ke-28, PKB Canangkan Gerakan Tanam Sejuta Pohon Nasional
Antisipasi Kebakaran...
Antisipasi Kebakaran Lahan, Wilmar Tingkatkan Kesiagaan dan Kolaborasi Antarlembaga
Berita Terkini
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved