Siapa Jaish al-Adl? Kelompok Pejuang yang Dituding sebagai Kaki Tangan CIA dan Mossad untuk Mengguncang Iran

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 19:49 WIB
loading...
Siapa Jaish al-Adl?...
Jaish al-Adl dikenal sebagai kelompok pejuang yang dituding sebagai kaki tangan CIA dan Mossad. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Kepala Kehakiman Iran , Gholamhossein Mohseni Eje’i, pada hari Senin mengutuk serangan di gedung pengadilan di Iran tenggara oleh kelompok pejuang "Jaish al-Adl". Dia menegaskan bahwa tindakan kekerasan tersebut "tidak diragukan lagi didalangi oleh Amerika Serikat."

"Amerika Serikat yang kriminal adalah akar penyebab kejahatan teroris ini, sama seperti mereka mensponsori kekejaman Zionis di Gaza dan ketidakstabilan global," kata Eje’i sambil menyampaikan belasungkawa kepada keluarga enam korban.

Serangan terbaru di Zahedan, ibu kota Provinsi Sistan dan Baluchestan, mengakibatkan korban jiwa yang signifikan, dengan setidaknya 6 orang tewas dan 22 orang luka-luka.

Pasukan keamanan Iran dengan cepat merespons serangan yang terjadi pada Sabtu sore, melumpuhkan tiga orang bersenjata lengkap yang berafiliasi dengan kelompok "Jaish al-Adl".

Provinsi Sistan dan Baluchestan—yang sering menjadi sasaran terorisme—berbatasan dengan Pakistan dan telah berulang kali menghadapi serangan terhadap warga sipil dan personel keamanan.

Aksi terbaru ini terjadi beberapa minggu setelah agresi Israel-Amerika terhadap Republik Islam, yang gagal mencapai tujuannya, sementara bangsa Iran berdiri dengan berani dan bersatu.

Para ahli meyakini serangan hari Sabtu merupakan kelanjutan dari agresi yang sama yang dilakukan oleh kelompok yang bertindak sebagai proksi Washington dan Tel Aviv.

Siapa Jaish al-Adl? Kelompok Pejuang yang Dituding sebagai Kaki Tangan CIA dan Mossad untuk Mengguncang Iran

1. Sisa Jundallah

Yang disebut "Jaish al-Adl" muncul pada tahun 2012 dari sisa-sisa Jundallah, sebuah kelompok yang berbasis di Pakistan yang dibubarkan oleh pasukan keamanan Iran setelah penangkapan dan eksekusi pemimpinnya yang terkenal kejam, Abdolmalek Rigi, pada Juni 2010.

Melansir Press TV, Rigi, dalang di balik berbagai serangan mematikan di Iran, ditangkap pada Februari 2010 dalam penerbangan dari Dubai ke Kirgistan dan kemudian dieksekusi di Penjara Evin.

Otoritas peradilan Iran menyatakan bahwa ia bertanggung jawab atas pembunuhan setidaknya 154 personel keamanan dan warga sipil sejak tahun 2003, dan mempertahankan hubungan dengan badan intelijen asing.

Baca Juga: Konflik Dinasti Thaksin dan Hun Sen Picu Perang 2 Negara?

2. Memadukan Nasionalisme Baloch dan Takfirisme Salafi

Kelompok pejuang ini mengubah citranya untuk menjauhkan diri dari Jundallah sambil melanjutkan pemberontakannya. Ideologinya memadukan nasionalisme Baloch dengan Takfirisme Salafi.

"Jaish al-Adl" mengklaim memperjuangkan "kemerdekaan" Provinsi Sistan dan Baluchestan, meskipun operasinya yang sebenarnya terutama menyasar warga sipil dan kantor polisi untuk menciptakan kekacauan dan ketidakstabilan.

Kelompok pejuang ini menggunakan penyergapan, alat peledak rakitan (IED), dan serangan lintas batas, memanfaatkan medan yang terjal. Kelompok ini diklasifikasikan sebagai organisasi oleh Iran, AS, Tiongkok, Pakistan, Jepang, Selandia Baru, dan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
6 Titik Akupuntur Kaki...
6 Titik Akupuntur Kaki Kiri dan Kanan untuk Mengatasi Nyeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved