Amir Berjalan 12 km untuk Mendapat Makanan dan Ditembak Mati Tentara Israel di Jebakan Maut Gaza

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:06 WIB
loading...
A A A
"Ini merupakan pelanggaran hukum humaniter dan menurut saya ini merupakan pelanggaran kemanusiaan secara umum," papar dia.

Amunisi Dirancang untuk Membunuh


Aguilar menunjukkan "kami diberi amunisi M855 berujung hijau" yang katanya "dirancang untuk membunuh."

Ia juga mengatakan, "Setiap orang membawa muatan dasar standar 210 butir amunisi tempur militer penembus lapis baja M855."

"Mengapa ada orang yang membutuhkan itu bahkan untuk membela diri ... melawan penduduk tak bersenjata. Itu tidak pantas. Tindakan itu sendiri merupakan kejahatan perang," tegas Aguilar.

Ia juga menunjukkan semua subkontraktor GHF berada di Gaza "dengan visa masuk B2 sebagai turis.”

“Itulah status hukum warga negara Amerika bersenjata yang berada di Gaza saat ini dengan wewenang untuk menggunakan kekuatan musuh terhadap warga sipil tak bersenjata dengan visa turis. Itu merupakan pelanggaran hukum humaniter internasional,” ungkap dia.

Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza pada hari Selasa, jumlah total "pencari bantuan" yang tewas di atau dekat lokasi distribusi bantuan sejak akhir Mei telah meningkat menjadi 1.239 orang, dengan lebih dari 8.152 orang terluka.

Total korban tewas dalam serangan genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza sejak 7 Oktober 2023, telah meningkat menjadi 60.138 tewas dan 146.269 terluka.

Baca juga: Gabung Prancis dan Inggris, Kanada Akan Akui Negara Palestina September Nanti
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Berita Terkini
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved