Houthi Umumkan Fase Baru Perang: Semua Kapal yang Terkait Pelabuhan Israel Diserang

Rabu, 30 Juli 2025 - 00:01 WIB
loading...
Houthi Umumkan Fase...
Kapal kargo ditenggelamkan Houthi di Laut Merah. Foto/iz
A A A
SANAA - Gerakan Ansar Allah (Houthi) yang menguasai Yaman utara, akan menyerang kapal-kapal perusahaan mana pun yang berinteraksi dengan pelabuhan-pelabuhan Israel, terlepas dari tujuan dan negara asal kapal-kapal tersebut. Pengumuman itu diungkap juru bicara militer Houthi, Brigjen Yahya Saree.

"Angkatan Bersenjata Yaman memperingatkan semua perusahaan untuk menghentikan transaksi mereka dengan pelabuhan-pelabuhan musuh Israel sejak pernyataan ini diumumkan. Jika tidak, kapal-kapal mereka, terlepas dari tujuannya, akan ditargetkan di mana pun yang dapat dijangkau atau dalam jangkauan rudal dan drone kami," tegas Saree.

Menurut juru bicara tersebut, langkah-langkah yang diambil Houthi ini merupakan "fase keempat blokade laut terhadap musuh" dengan latar belakang situasi di Jalur Gaza.

Ia menekankan gerakan tersebut akan menyerang kapal-kapal terlepas dari negara asal mereka.

Gerakan Houthi, yang menguasai sebagian besar pesisir Laut Merah Yaman, sebelumnya telah menyatakan dukungannya terhadap Palestina dan niatnya menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel, serta mendesak negara-negara lain untuk menarik awak kapal mereka dan tidak mendekati mereka di laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Infografis
Kapal Perang China Tembaki...
Kapal Perang China Tembaki Armada Angkatan Laut Selandia Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved