Penembakan Guncang Gedung Pencakar Langit Manhattan AS, Polisi Tewas, Pelaku Bunuh Diri
Selasa, 29 Juli 2025 - 08:04 WIB
loading...
Pria bersenjata senapan mengumbar tembakan di dalam gedung pencakar langit di Manhattan, New York City, Amerika Serikat. Seorang polisi tewas, pelaku bunuh diri. Foto/X @BNODesk
A
A
A
MANHATTAN - Seorang pria bersenjata senapan melepaskan tembakan di dalam gedung pencakar langit di Midtown Manhattan, New York City, Amerika Serikat, pada Senin malam waktu setempat. Pria tersebut menembak mati seorang petugas polisi dan melukai dua orang lainnya sebelum akhirnya menembak dirinya sendiri.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 di dalam 345 Park Avenue, gedung pencakar langit 44 lantai yang merupakan kantor pusat KPMG, Blackstone, NFL, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya.
Penembak, yang belum diidentifikasi, terlihat dengan santainya memasuki gedung dengan mengenakan rompi antipeluru dan menenteng senapan berkapasitas tinggi.
Baca Juga: 6 Orang Tewas dalam Penembakan Massal di Pasar Thailand
Pelaku lantas melepaskan tembakan di lobi sebelum membarikade dirinya di lantai 33, tempat dia kemudian ditemukan tewas akibat luka tembak yang ditimbulkan sendiri, menurut sumber kepolisian yang dikutip oleh ABC News dan New York Post, Selasa (29/7/2025).
Rekaman video yang dibagikan oleh Fox News menunjukkan petugas Departemen Polisi New York (NYPD) dan Departemen Sheriff yang bersenjata lengkap dengan senapan terhunus mengevakuasi karyawan dan menggeledah gedung.
Antrean orang terlihat keluar dengan tangan terangkat saat petugas mengamankan setiap lantai. Setidaknya satu orang digotong oleh polisi, dan satu lagi dirawat di lantai, menurut rekaman video.
Biro Investigasi Federal (FBI) mengonfirmasi bahwa agen dari Kantor Lapangan New York telah merespons untuk membantu penyelidikan.
Wakil Direktur FBI Dan Bongino menggambarkan situasi tersebut sebagai "tempat kejadian perkara aktif".
Wali Kota Eric Adams mendesak warga New York City untuk menghindari area tersebut dan mengikuti instruksi keselamatan, dengan menyatakan bahwa "penyelidikan penembakan aktif" sedang berlangsung.
Hingga Senin malam, polisi telah mengosongkan gedung dan mengonfirmasi bahwa tidak ada ancaman lebih lanjut terhadap publik.
Motif serangan itu masih dalam penyelidikan, dan pihak berwenang sedang berupaya mengidentifikasi pelaku penembakan dan menentukan apakah gedung atau penyewanya menjadi sasaran khusus.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 di dalam 345 Park Avenue, gedung pencakar langit 44 lantai yang merupakan kantor pusat KPMG, Blackstone, NFL, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya.
Penembak, yang belum diidentifikasi, terlihat dengan santainya memasuki gedung dengan mengenakan rompi antipeluru dan menenteng senapan berkapasitas tinggi.
Baca Juga: 6 Orang Tewas dalam Penembakan Massal di Pasar Thailand
Pelaku lantas melepaskan tembakan di lobi sebelum membarikade dirinya di lantai 33, tempat dia kemudian ditemukan tewas akibat luka tembak yang ditimbulkan sendiri, menurut sumber kepolisian yang dikutip oleh ABC News dan New York Post, Selasa (29/7/2025).
Rekaman video yang dibagikan oleh Fox News menunjukkan petugas Departemen Polisi New York (NYPD) dan Departemen Sheriff yang bersenjata lengkap dengan senapan terhunus mengevakuasi karyawan dan menggeledah gedung.
Antrean orang terlihat keluar dengan tangan terangkat saat petugas mengamankan setiap lantai. Setidaknya satu orang digotong oleh polisi, dan satu lagi dirawat di lantai, menurut rekaman video.
Biro Investigasi Federal (FBI) mengonfirmasi bahwa agen dari Kantor Lapangan New York telah merespons untuk membantu penyelidikan.
Wakil Direktur FBI Dan Bongino menggambarkan situasi tersebut sebagai "tempat kejadian perkara aktif".
Wali Kota Eric Adams mendesak warga New York City untuk menghindari area tersebut dan mengikuti instruksi keselamatan, dengan menyatakan bahwa "penyelidikan penembakan aktif" sedang berlangsung.
Hingga Senin malam, polisi telah mengosongkan gedung dan mengonfirmasi bahwa tidak ada ancaman lebih lanjut terhadap publik.
Motif serangan itu masih dalam penyelidikan, dan pihak berwenang sedang berupaya mengidentifikasi pelaku penembakan dan menentukan apakah gedung atau penyewanya menjadi sasaran khusus.
(mas)
Lihat Juga :