Trump Ultimatum Rusia Lagi: Akhiri Perang Ukraina dalam 10-12 Hari, atau...

Selasa, 29 Juli 2025 - 06:52 WIB
loading...
A A A
Moskow telah menanggapi dengan menegaskan kembali kesediaannya untuk bernegosiasi tetapi mengatakan bahwa setiap perundingan harus mempertimbangkan realitas di lapangan dan akar penyebab konflik. Para pejabat Rusia telah menepis ancaman sanksi Trump sebagai tindakan kontraproduktif.

"Sinyal-sinyal ini hanya akan memperpanjang perang," ujar Kementerian Luar Negeri Rusia awal bulan ini, mendesak Washington untuk menekan Kyiv.

Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Ryabkov telah menyatakan bahwa sanksi baru sekalipun tidak akan mengubah arah Rusia, dan menegaskan bahwa negara itu akan terus bergerak di jalur independen, berdaulat, dan berkelanjutan.

Sementara itu, negosiasi langsung antara Moskow dan Kyiv dilanjutkan di Istanbul pada bulan Mei, setelah terhenti selama hampir tiga tahun. Putaran perundingan terakhir berlangsung minggu lalu, dengan kemajuan yang cukup signifikan dalam isu-isu kemanusiaan, termasuk kesepakatan pertukaran tawanan perang dan warga sipil. Namun, tidak ada terobosan dalam gencatan senjata yang dicapai.

Trump sebelumnya tidak mengesampingkan kemungkinan menjatuhkan sanksi sebelum batas waktunya, dengan mengatakan minggu lalu bahwa tindakan dapat dilakukan kapan saja.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved