1.000 Rabi Yahudi Tuding Israel Jadikan Kelaparan sebagai Senjata

Selasa, 29 Juli 2025 - 01:10 WIB
loading...
1.000 Rabi Yahudi Tuding...
Lebih dari 1.000 rabi Yahudi tuding Israel jadikan kelaparan sebagai senjata. Foto/X
A A A
GAZA - Lebih dari 1.000 rabi di seluruh dunia menuduh Israel menjadikan kelaparan sebagai senjata di Gaza. Mereka mendesak Israel untuk mengizinkan bantuan masuk ke wilayah tersebut.

Menurut kepala badan pengungsi PBB Palestina, Philippe Lazzarini, sekitar 90.000 perempuan dan anak-anak menderita malnutrisi dalam apa yang diartikan oleh kelompok-kelompok bantuan sebagai kelaparan buatan manusia yang disebabkan oleh blokade Israel.

Para rabi dan cendekiawan Yahudi dari AS, Inggris, Uni Eropa, dan Israel menandatangani surat terbuka yang menyatakan bahwa orang-orang Yahudi "menghadapi krisis moral yang serius."

“Pembatasan ketat yang diberlakukan pada bantuan kemanusiaan di Gaza, dan kebijakan menahan makanan, udara, dan pasokan medis dari masyarakat sipil yang membutuhkan, bertentangan dengan nilai-nilai hakiki Yudaisme sebagaimana kita pahami,” bunyi surat tersebut, dilansir RT.

Para rabi mendesak Israel untuk mengizinkan “bantuan kemanusiaan yang ekstensif” sekaligus mencegah pengalihan bantuan ke Hamas dan menuntut agar Israel “bekerja segera melalui segala cara yang memungkinkan untuk memulangkan semua sandera dan mengakhiri pertempuran.”

Surat tersebut, yang diterbitkan pada hari Jumat, telah melampaui 1.000 tanda tangan hingga Senin dini hari.

Baca Juga: Thailand dan Kamboja Sepakati Gencatan Senjata Tanpa Syarat

Jonathan Wittenberg, seorang rabi yang berbasis di Inggris, mengatakan kepada Jewish Chronicle pekan lalu bahwa ia memimpin kampanye untuk mendobrak “ketidakpedulian yang kejam terhadap kelaparan” dan mendorong “reputasi moral bukan hanya Israel, tetapi juga Yudaisme itu sendiri.”

Israel melakukan koordinasi internasional yang buruk dan Hamas, yang mencuri makanan dan menyerang titik-titik distribusi.

Para pejabat Israel berpendapat bahwa kelompok bersenjata tersebut menggunakan "narasi kelaparan" sebagai daya ungkit dalam perundingan penyanderaan.

Yerusalem Barat telah berjanji untuk "meningkatkan respons kemanusiaan", melanjutkan pengiriman makanan melalui udara, dan menerapkan "jeda taktis" selama akhir pekan untuk memungkinkan lebih dari 100 truk mengirimkan pasokan ke Gaza.

Namun, Lazzarini menepis langkah-langkah tersebut sebagai "tipuan", menuduh Israel "menutupi citranya". Ia mengumumkan bahwa Israel seharusnya membuka blokir akses bagi 6.000 truk bantuan yang menunggu untuk memasuki wilayah kantong tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 10 Rabu: Hubungan Mila dan Jaka Semakin Memanas
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Berita Terkini
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved