Setelah Perang 4 Hari, Thailand dan Kamboja Sepakat dengan Mediasi yang Ditawarkan Malaysia

Minggu, 27 Juli 2025 - 20:15 WIB
loading...
Setelah Perang 4 Hari,...
Thailand dan Kamboja sepakat dengan mediasi yang ditawarkan Malaysia. Foto/X/@GautamS15540834
A A A
KUALA LUMPUR - Thailand dan Kamboja sepakat agar Malaysia bertindak sebagai mediator dalam konflik perbatasan mereka. Itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan mengatakan pada hari Minggu. Sementara kedua pihak saling mengatakan telah melancarkan serangan artileri lebih lanjut di wilayah yang disengketakan.

Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai diperkirakan akan tiba di Malaysia pada Senin malam, Menteri Luar Negeri Mohamad Hasan mengatakan kepada kantor berita negara Bernama.

“Mereka memiliki kepercayaan penuh pada Malaysia dan meminta saya untuk menjadi mediator,” kata Mohamad, dilansir Al Arabiya.

Dia menambahkan bahwa ia telah berbicara dengan rekan-rekannya dari Kamboja dan Thailand dan mereka sepakat tidak ada negara lain yang boleh terlibat dalam masalah ini.

Baca Juga: Kamboja Tuding Thailand Intensifkan Serangan dan Ciptakan Disinformasi

Perundingan di Malaysia ini terjadi setelah Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, ketua forum regional ASEAN, mengusulkan gencatan senjata pada hari Jumat, dan Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa kedua pemimpin telah sepakat untuk mengupayakan gencatan senjata.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio berbicara dengan menteri luar negeri Kamboja dan Thailand pada hari Minggu, mendesak mereka untuk segera meredakan ketegangan dan memberi tahu mereka bahwa Amerika Serikat siap membantu perundingan, kata Departemen Luar Negeri.

"Amerika Serikat siap memfasilitasi diskusi di masa mendatang guna memastikan perdamaian dan stabilitas antara Thailand dan Kamboja," kata Departemen Luar Negeri dalam pernyataan pada hari Minggu mengenai panggilan telepon terpisah dengan Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiampongsa dan Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn.

Empat hari setelah pertempuran terburuk dalam lebih dari satu dekade pecah antara kedua negara tetangga di Asia Tenggara tersebut, jumlah korban tewas mencapai di atas 30 orang, termasuk 13 warga sipil di Thailand dan delapan di Kamboja. Lebih dari 200.000 orang telah dievakuasi dari daerah perbatasan di kedua negara, kata pihak berwenang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved