Thailand Tuduh Kamboja Kerahkan Rudal Jarak Jauh Buatan China

Minggu, 27 Juli 2025 - 10:23 WIB
loading...
A A A
Sebagai tindakan pencegahan, militer Thailand telah mengimbau warga sipil di daerah berisiko tinggi untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan resmi. Meskipun mereka mengimbau masyarakat untuk tidak panik, para pejabat mengakui bahwa ancaman rudal tersebut sangat nyata. "Ini bukan latihan militer," kata seorang perwira Thailand.

"Kita berhadapan dengan sistem senjata yang kredibel, mobile, dan destruktif," paparnya.

Thailand juga telah meluncurkan operasi udara secara terbatas terhadap Kamboja. Menurut Sawasdee, serangan Thailand difokuskan secara ketat pada infrastruktur militer Kamboja.

"Kami tidak menggunakan kekuatan yang berlebihan," katanya. "Target kami tepat dan murni militer."

Sementara itu, para pejabat Kamboja dengan tegas membantah tuduhan pengerahan rudal jarak jauh. "Kamboja tidak perlu menggunakan PHL-03," ujar Letnan Jenderal Mali Socheata, juru bicara Pasukan Pertahanan Kamboja.

"Klaim itu salah dan bertujuan menyesatkan publik," imbuh dia. Dia bersikeras bahwa tidak ada senjata jarak jauh yang dikerahkan di dekat perbatasan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved