Korban Tewas Perang Thailand-Kamboja Mencapai 32 Orang, Lebih dari 130 Terluka
Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Kamboja menuduh Thailand menggunakan sejumlah besar munisi tandan – senjata yang kontroversial dan dikutuk secara luas – dan menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang jelas.
Phumtham Wechayachai, Penjabat Perdana Menteri Thailand, mengatakan pada hari Jumat bahwa Kamboja mungkin bersalah atas kejahatan perang karena kematian warga sipil, serta kerusakan yang terjadi pada satu rumah sakit.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengadakan pertemuan darurat yang berfokus pada bentrokan secara tertutup pada Jumat malam di New York, tetapi tidak mengeluarkan pernyataan publik resmi setelah pertemuan tersebut.
Kantor berita Associated Press, mengutip seorang diplomat dewan yang tidak disebutkan namanya, melaporkan ke-15 anggota DK PBB meminta para pihak meredakan pertempuran, menunjukkan pengekangan, dan menyelesaikan perselisihan secara damai.
Baca juga: Polisi Israel Serbu Al-Aqsa, Tangkap Mufti Besar, dan Gerebek Kantor Masjid
Phumtham Wechayachai, Penjabat Perdana Menteri Thailand, mengatakan pada hari Jumat bahwa Kamboja mungkin bersalah atas kejahatan perang karena kematian warga sipil, serta kerusakan yang terjadi pada satu rumah sakit.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengadakan pertemuan darurat yang berfokus pada bentrokan secara tertutup pada Jumat malam di New York, tetapi tidak mengeluarkan pernyataan publik resmi setelah pertemuan tersebut.
Kantor berita Associated Press, mengutip seorang diplomat dewan yang tidak disebutkan namanya, melaporkan ke-15 anggota DK PBB meminta para pihak meredakan pertempuran, menunjukkan pengekangan, dan menyelesaikan perselisihan secara damai.
Baca juga: Polisi Israel Serbu Al-Aqsa, Tangkap Mufti Besar, dan Gerebek Kantor Masjid
(sya)
Lihat Juga :