China Kampanyekan Inisiatif Keamanan Data Global

Kamis, 10 September 2020 - 11:35 WIB
loading...
A A A
“Beberapa negara terlihat sangat agresif menerapkan kebijakan sepihak dan melemparkan air kotor ke negara lain di bawah alasan ‘kebersihan’ dan melaksanakan perburuan terhadap perusahaan maju di negara lain dengan dalih keamanan. Ini merupakan upaya perundingan telanjang yang seharusnya ditentang dan ditolak,” paparnya. Wang juga mengungkapkan, Beijing tidak akan meminta perusahaan China untuk mentransfer data luar negeri ke pemerintahan karena melanggar undang-undang negara lain.

Sayangnya, tidak jelas bagaimana inisiatif itu sebenarnya atau bagaimana negara lain bisa bergabung. Selain itu, tidak jelas siapa saja negara atau perusahaan yang akan bergabung. Selain itu, proses penerapan kebijakan dan implementasinya juga masih meragukan. Namun demikian, negara ekonomi terbesar kedua itu memang sedang mencari upaya untuk meningkatkan peranan mereka dalam standar dunia dalam bidang data hingga telekomunikasi. (Baca juga: Ternyata Tidur Bisa Mencegah Alzheimer)

Padahal, Pemerintah China mengendalikan internet di negara itu dengan ketat melalui program yang disebut Great Firewall. Teknologi yang menghalangi akses masyarakat China untuk membuka situs-situs Amerika seperti Twitter, Facebook, dan Google.

Presiden AS Donald Trump mengincar perusahaan-perusahaan teknologi raksasa China seperti Huawei Technologies, Tencent Holdings, dan pemilik aplikasi TikTok yakni ByteDance. Pemerintah AS menuduh perusahaan-perusahaan itu mencuri data penggunanya, tuduhan yang dibantah dengan tegas perusahaan-perusahaan tersebut. Perusahaan seperti Huawei dan Byte Dance membantah tudingan tersebut.

Agustus lalu, AS mengamendemen aturan yang secara efektif memutus Huawei dalam suplai semikonduktor. Pada bulan yang sama, Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif melarang transaksi dengan pemilik TikTok ByteDance dan pemilik WeChat yakni Tencent. Negara lain juga ikut memblokade perusahaan teknologi China tersebut. (Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, Rumah Sakit di Ambang Kolaps)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Trump Marah Besar, Sebut...
Trump Marah Besar, Sebut Netanyahu ‘Gila' Usai Iran Hentikan Negosiasi
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved