Gaji Satria Kumbara saat Jadi Tentara Bayaran Rusia Capai Rp39 Juta per Bulan

Rabu, 23 Juli 2025 - 20:34 WIB
loading...
A A A
Beberapa iklan berfokus pada identitas maskulin; dari perspektif pemerintah Rusia, itu berarti mendaftar untuk bertugas di medan perang.

“Tema yang mereka angkat adalah hal-hal seperti, mengabdi kepada tanah air adalah tugas maskulin atau jantan Anda,” kata Dara Massicot, seorang peneliti senior di Program Rusia dan Eurasia di Carnegie Endowment for International Peace. “Atau pria sejati mengabdi; pria yang tidak mengabdi dianggap kurang.”

Massicot mengatakan bahwa, pada titik ini, hampir tiga tahun perang, alasan ideologis seperti patriotisme dan pengabdian bukanlah motivasi utama bagi sebagian besar rekrutan baru.

“Kebanyakan orang sebenarnya hanya tertarik pada uang dan insentif.”

Dan uang serta insentif itu penting.

"Mereka menawarkan gaji pokok tempur bulanan sekitar 200.000 rubel, sekitar USD2.000 hingga USD3.000," ujarnya. "Gaji tersebut termasuk dalam 10 hingga 15% gaji nasional Rusia, jadi ini bukan uang receh. Ini [memberikan] banyak orang gaji yang belum pernah mereka terima sebelumnya."

Selain gaji pokok, kata Massicot, para rekrutan mendapatkan bonus penandatanganan yang bisa bernilai puluhan ribu dolar.

Baca Juga: Akui Hamas Tak Bisa Dikalahkan, Panglima Militer Israel Serukan Gencatan Senjata Jangka Panjang

2. Jika Tewas Dapat Jaminan Rp488 Juta

Melansir IntelliNews, Bonus regional yang dibayarkan kepada para sukarelawan tentara telah naik lagi menjadi lebih dari USD30.000 atau Rp488 juta di beberapa wilayah karena Kremlin semakin sulit untuk mengganti mereka yang gugur dan terluka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Daftar 31 Pati TNI AL...
Daftar 31 Pati TNI AL Naik Pangkat, Salah Satunya Laksma Khoirul Fu’ad yang Jabat Wadanpuspomal
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Menhan Israel Puas Gaza...
Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?
Rekomendasi
Siap Hadapi Persidangan,...
Siap Hadapi Persidangan, Gus Yaqut: Ungkap Mana yang Benar dan Salah
Tzuyu Tinggalkan JYP...
Tzuyu Tinggalkan JYP Entertainment setelah 11 Tahun, Begini Nasibnya di TWICE
Skuad Prancis Jadi Korban...
Skuad Prancis Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Bek Spanyol Meradang
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved