Menhan Israel: Perang Baru Zionis dan Iran Mungkin Terjadi Lagi
Rabu, 23 Juli 2025 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
“Kami dengan tegas menolak kepemilikan senjata nuklir,” kata presiden, seraya menambahkan, “Ini adalah posisi politik, agama, kemanusiaan, dan strategis kami.”
Pezeshkian juga menegaskan kembali kesiapan Iran untuk negosiasi yang tidak mengingkari haknya atas pengayaan uranium secara damai, tetapi menegaskan bahwa “setiap negosiasi di masa mendatang harus didasarkan pada logika saling menguntungkan.”
Di bagian lain pernyataannya, pejabat tersebut menggarisbawahi kesiapan Republik Islam untuk membalas setiap tindakan agresi baru oleh rezim Israel yang menargetkan program nuklir.
Bulan lalu, Angkatan Bersenjata Iran mengerahkan ratusan rudal balistik dan drone dalam menghadapi perang Israel yang tak beralasan, yang memaksa rezim tersebut untuk meminta gencatan senjata hanya setelah 12 hari.
"Kami sepenuhnya siap menghadapi segala aksi militer Israel, dan pasukan kami siap menyerang jauh ke wilayah pendudukan sekali lagi."
Pezeshkian juga mencatat bagaimana rezim tersebut berusaha menyembunyikan besarnya kerugian yang dideritanya akibat serangan Iran.
Pejabat tersebut mengutip permintaan gencatan senjata rezim tersebut tepat setelah 12 hari, dengan mengatakan bahwa permintaan tersebut "mengungkapkan banyak hal" mengenai efektivitas pembalasan Iran.
Pezeshkian juga menegaskan kembali kesiapan Iran untuk negosiasi yang tidak mengingkari haknya atas pengayaan uranium secara damai, tetapi menegaskan bahwa “setiap negosiasi di masa mendatang harus didasarkan pada logika saling menguntungkan.”
Di bagian lain pernyataannya, pejabat tersebut menggarisbawahi kesiapan Republik Islam untuk membalas setiap tindakan agresi baru oleh rezim Israel yang menargetkan program nuklir.
Bulan lalu, Angkatan Bersenjata Iran mengerahkan ratusan rudal balistik dan drone dalam menghadapi perang Israel yang tak beralasan, yang memaksa rezim tersebut untuk meminta gencatan senjata hanya setelah 12 hari.
"Kami sepenuhnya siap menghadapi segala aksi militer Israel, dan pasukan kami siap menyerang jauh ke wilayah pendudukan sekali lagi."
Pezeshkian juga mencatat bagaimana rezim tersebut berusaha menyembunyikan besarnya kerugian yang dideritanya akibat serangan Iran.
Pejabat tersebut mengutip permintaan gencatan senjata rezim tersebut tepat setelah 12 hari, dengan mengatakan bahwa permintaan tersebut "mengungkapkan banyak hal" mengenai efektivitas pembalasan Iran.
(ahm)
Lihat Juga :