Donald Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Jika Perlu!

Selasa, 22 Juli 2025 - 13:31 WIB
loading...
A A A
Operasi Midnight Hammer AS menargetkan tiga situs nuklir utama Iran menggunakan pesawat pengebom siluman B-2 yang dilengkapi bom "penghancur bunker" seberat 30.000 pon.

Dalam wawancara dengan penyiar berita Fox News, Bret Baier, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengonfirmasi tingkat kerusakan yang disebabkan oleh operasi AS tersebut.

"Fasilitas kami telah rusak, rusak parah...sejauh yang saya tahu, fasilitas kami rusak parah," imbuh Araghchi.

Meskipun ada serangan, dia bersikeras Iran tidak akan menghentikan program pengayaan uraniumnya, menyebutnya sebagai masalah kebanggaan nasional.

"Pengayaan kami sangat berharga bagi kami," katanya. "Jelas kami tidak bisa menghentikan pengayaan uranium kami, karena itu adalah pencapaian para ilmuwan kami sendiri dan sekarang lebih dari itu, ini adalah masalah kebanggaan nasional," paparnya.

Iran bersikeras bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai, tetapi badan pengawas nuklir PBB telah memperingatkan bahwa tingkat pengayaan uranium yang diupayakan Teheran tidak memiliki justifikasi sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Usai Menang Semifinal...
Usai Menang Semifinal Piala Dunia, Argentina Tuduh Kapal Perang Inggris Langgar Kedaulatan
Rekomendasi
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
Berita Terkini
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved