Jet Tempur Bangladesh Jatuh di Sekolah, 19 Orang Tewas

Senin, 21 Juli 2025 - 19:53 WIB
loading...
Jet Tempur Bangladesh...
Jet tempur Bangladesh jatuh di sekolah dan menewaskan 19 orang. Foto/X/@NELiveTV
A A A
DHAKA - Setidaknya 19 orang tewas dan 164 orang luka-luka setelah sebuah jet latih angkatan udara Bangladesh jatuh di sebuah sekolah di ibu kota, Dhaka. Rekaman dari Milestone School and College di pinggiran utara Uttara menunjukkan kebakaran besar dan asap tebal, setelah pesawat menabrak gedung dua lantai.

Angkatan bersenjata mengatakan dalam sebuah pernyataan di Facebook bahwa jet F-7 tersebut mengalami kerusakan mekanis setelah lepas landas untuk latihan tepat setelah pukul 13.00 waktu setempat. Pilot termasuk di antara korban tewas, tambah angkatan udara.

"Lebih dari 50 orang, termasuk anak-anak dan dewasa, dibawa ke rumah sakit karena luka bakar," kata seorang dokter di Institut Nasional Luka Bakar dan Bedah Plastik, dilansir BBC.

Rentang usia siswa yang bersekolah di sana adalah antara empat dan 18 tahun.

Seorang guru di sekolah tersebut, Rezaul Islam, mengatakan kepada BBC Bangla bahwa ia melihat pesawat "langsung" menghantam gedung.

Guru lainnya, Masud Tarik, mengatakan kepada Reuters bahwa ia mendengar ledakan: "Ketika saya melihat ke belakang, saya hanya melihat api dan asap... Ada banyak penjaga dan anak-anak di sini."

Baca Juga: Inggris Gelar Operasi 50 Hari untuk Mempersenjatai Ukraina

Seorang siswa mengatakan ia melihat pesawat menghantam gedung "tepat di depan mata saya".

Dinas pemadam kebakaran negara itu mengatakan di media sosial bahwa mereka memiliki sembilan unit di lokasi kejadian, beserta enam ambulans.

Gambar-gambar dari lokasi kejadian menunjukkan sejumlah petugas layanan darurat memilah-milah puing-puing hangus untuk mencoba menemukan korban selamat.

Dalam satu foto, petugas pemadam kebakaran sedang membawa jenazah menjauh dari gedung.

Anggota masyarakat juga terlihat berdiri di atas gedung-gedung di sekitarnya, menyaksikan kejadian tersebut.

Muhammad Yunus, pemimpin pemerintahan sementara Bangladesh, mengatakan "langkah-langkah yang diperlukan" akan diambil untuk menyelidiki penyebab insiden dan "memastikan segala bentuk bantuan".

"Ini adalah momen duka yang mendalam bagi bangsa ini. Saya mendoakan agar para korban luka segera pulih dan menginstruksikan semua pihak berwenang, termasuk rumah sakit terkait, untuk menangani situasi ini dengan sangat serius," ujarnya dalam sebuah unggahan di X.

Bangladesh telah mengumumkan hari berkabung pada hari Selasa, ketika bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved