5 Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Minggu Terakhir, Ini Penyebab Utamanya
Senin, 21 Juli 2025 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
IDF telah mengonfirmasi bahwa ribuan prajurit cadangan telah mundur dari tugas tempur karena tekanan psikologis. Jumlah sebenarnya kasus bunuh diri akibat masalah kesehatan mental terkait tugas militer mungkin lebih tinggi, dengan Haaretz melaporkan setidaknya 12 veteran non-tempur yang kematiannya tidak tercatat dalam statistik resmi militer dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Berapa Kekayaan Sleeping Prince, Pangeran Arab Saudi yang Meninggal usai Koma 20 Tahun?
Sejak dimulainya operasi, 893 tentara Israel telah tewas, menurut data resmi, di samping hampir 1.200 warga sipil Israel yang tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober. Serangan balasan tersebut telah mengakibatkan hampir 59.000 kematian warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Di luar Gaza, Israel telah melakukan serangan udara dan operasi darat terbatas di Lebanon, memperluas kehadiran militernya di Suriah, dan mengebom Iran. Israel juga telah meningkatkan aktivitasnya di Irak, Yaman, dan Tepi Barat. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel bertempur di tujuh garis depan “untuk mempertahankan diri dari… kebiadaban.”
Baca Juga: Berapa Kekayaan Sleeping Prince, Pangeran Arab Saudi yang Meninggal usai Koma 20 Tahun?
2. Perang Gaza Berlangsung Lama
Memasuki bulan ke-21, konflik Gaza telah memberikan tekanan yang sangat besar pada pasukan Israel, dengan pengerahan pasukan yang berkepanjangan dan kerugian yang terus meningkat.Sejak dimulainya operasi, 893 tentara Israel telah tewas, menurut data resmi, di samping hampir 1.200 warga sipil Israel yang tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober. Serangan balasan tersebut telah mengakibatkan hampir 59.000 kematian warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Di luar Gaza, Israel telah melakukan serangan udara dan operasi darat terbatas di Lebanon, memperluas kehadiran militernya di Suriah, dan mengebom Iran. Israel juga telah meningkatkan aktivitasnya di Irak, Yaman, dan Tepi Barat. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel bertempur di tujuh garis depan “untuk mempertahankan diri dari… kebiadaban.”
(ahm)
Lihat Juga :