Pakar Penerbangan Ini Bantah kalau Pilot Air India Bunuh Diri dengan Menekan Sakelar Avtur

Minggu, 20 Juli 2025 - 16:30 WIB
loading...
Pakar Penerbangan Ini...
Pakar penerbangan ini bantah kalau pilot Air India bunuh diri dengan menekan sakelar avtur. Foto/X/@vijaygajera
A A A
NEW DELHI - Seorang pakar penerbangan Kapten Eshan Khalid mengatakan bahwa perhitungannya tidak masuk akal, dan mengecam beberapa media Barat yang berspekulasi bahwa salah satu pilot pesawat Air India Dreamliner yang jatuh dari rute Ahmedabad-London ke London telah memindahkan tombol dari posisi lepas landas ke posisi berhenti—yang menyebabkan mesin kekurangan bahan bakar dan menyebabkan kecelakaan—dengan sengaja.

Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara (AAIB) yang menyelidiki kecelakaan 12 Juni, yang menewaskan setidaknya 260 orang, termasuk 241 orang di dalam pesawat, merilis laporan awal kecelakaan tersebut minggu lalu. Salah satu poin penting yang muncul adalah perpindahan sakelar bahan bakar dalam rentang waktu satu detik.

Beberapa laporan media menyiratkan bahwa hal ini disengaja, dan pakar penerbangan Kapten Eshan Khalid sangat tidak setuju.

Melansir NDTV, laporan AAIB menyatakan bahwa pesawat mencapai kecepatan udara maksimum 180 knot sekitar pukul 08:08:42 UTC, dan kemudian sakelar pemutus bahan bakar untuk mesin 1 dan 2 beralih dari posisi "run" ke posisi "cutoff" secara berurutan dengan rentang waktu 1 detik. Sakelar bahan bakar untuk mesin 1 dipindahkan dari posisi "cutoff" ke "run" pada pukul 08:08:52 UTC, dan untuk mesin 2 pada pukul 08:08:56.

Laporan tersebut mencatat seorang pilot bertanya kepada pilot lainnya mengapa ia mematikan (aliran bahan bakar ke mesin), dan pilot tersebut menjawab tidak.

Baca Juga: NATO Ketar-ketir, Akankah BRICS Jadi Aliansi Militer?

Berbicara kepada NDTV pada hari Sabtu, Khalid mengatakan, "Saya ingin mengajukan perhitungan matematika baru yang membantah berita yang beredar. Pada detik ke-42, sakelar bahan bakar beralih dalam satu detik dari mode "hidup" ke mode "mati"... Artinya, dalam satu detik, seseorang—dengan jari tercepat di kokpit—mematikan kedua sakelar hanya dalam 500 milidetik. Jadi, dalam satu detik, keduanya mati."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Berita Terkini
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved