Zelensky Ingin Bertemu Empat Mata dengan Putin untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Minggu, 20 Juli 2025 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Perundingan terhenti pada bulan Juni, setelah Kyiv menolak proposal perdamaian Moskow, dan kemudian menyatakan prosesnya "sudah selesai", serta mengindikasikan bahwa mereka hanya berpartisipasi untuk menghindari kesan meremehkan inisiatif diplomatik Presiden AS Donald Trump.
Berbicara pada hari Sabtu, Zelensky menyatakan bahwa "laju negosiasi harus ditingkatkan", menawarkan untuk mengadakan putaran perundingan baru minggu depan—dan sekali lagi menuntut pertemuan pribadi dengan Putin.
"Pertemuan di tingkat pemimpin diperlukan untuk benar-benar memastikan perdamaian yang langgeng," katanya, seraya menambahkan bahwa "Ukraina siap", sebagaimana dikutip dari Russia Today, Minggu (20/7/2025).
Masa jabatan presiden Zelensky berakhir tahun lalu, tetapi dia berulang kali mengutip keadaan darurat yang diberlakukannya sebagai alasan untuk tetap menjabat melewati batas waktu konstitusional.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova baru-baru ini menuduh komedian yang menjadi presiden Ukraina tersebut mendorong pertemuan pribadi dengan Putin untuk menegaskan kembali legitimasi politiknya. "Dia sangat takut dilupakan, menjadi tidak diperlukan oleh Barat," ujarnya.
Berbicara pada hari Sabtu, Zelensky menyatakan bahwa "laju negosiasi harus ditingkatkan", menawarkan untuk mengadakan putaran perundingan baru minggu depan—dan sekali lagi menuntut pertemuan pribadi dengan Putin.
"Pertemuan di tingkat pemimpin diperlukan untuk benar-benar memastikan perdamaian yang langgeng," katanya, seraya menambahkan bahwa "Ukraina siap", sebagaimana dikutip dari Russia Today, Minggu (20/7/2025).
Masa jabatan presiden Zelensky berakhir tahun lalu, tetapi dia berulang kali mengutip keadaan darurat yang diberlakukannya sebagai alasan untuk tetap menjabat melewati batas waktu konstitusional.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova baru-baru ini menuduh komedian yang menjadi presiden Ukraina tersebut mendorong pertemuan pribadi dengan Putin untuk menegaskan kembali legitimasi politiknya. "Dia sangat takut dilupakan, menjadi tidak diperlukan oleh Barat," ujarnya.
Lihat Juga :