3 Orang yang Terancam Dicabut Kewarganegaraan oleh Trump, Salah Satunya Politikus Muslim

Minggu, 20 Juli 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
"Saya sedang mempertimbangkan dengan serius untuk mencabut Kewarganegaraannya," tulis Trump, menyebut aktris kelahiran AS itu sebagai "Ancaman bagi Kemanusiaan."

Itu adalah serangan terbaru dalam perseteruan panjang antara Trump dan O'Donnell yang sering terjadi di media sosial. Trump belum mengatakan apa yang memicu unggahan terbarunya.

O’Donnell, yang pindah ke Irlandia bersama anaknya yang berusia 12 tahun pada bulan Januari, baru-baru ini mengkritik cara pemerintahannya menangani banjir dahsyat di Texas. O’Donnell mengatakan awal tahun ini bahwa ia sedang dalam proses mendapatkan kewarganegaraan Irlandia karena ia memiliki kakek-nenek yang berkewarganegaraan Irlandia.

2. Pencabutan Naturalisasi Biasanya Disebabkan Kejahatan Perang

Undang-undang AS yang digunakan untuk mencabut kewarganegaraan warga negara Amerika yang dinaturalisasi menguraikan dua alasan umum untuk kasus-kasus tersebut:

-Pengadaan naturalisasi ilegal

-Penyembunyian fakta material atau pernyataan keliru yang disengaja

Selama bertahun-tahun, undang-undang tersebut sebagian besar digunakan untuk menyasar penjahat perang, termasuk mantan Nazi yang berbohong agar menjadi warga negara Amerika.

Namun, denaturalisasi jarang terjadi. Dan bagi pemerintah, menuduh seseorang menyembunyikan fakta material dalam aplikasi mereka atau menjadi warga negara secara ilegal hanyalah permulaan.

“Prosesnya masih harus berlangsung di pengadilan distrik federal, dan … pemerintah memiliki beban untuk membuktikannya dengan bukti yang jelas dan meyakinkan,” kata Muzaffar Chishti, seorang peneliti senior di Migration Policy Institute yang nonpartisan.

Dan memenangkan kasus tersebut di pengadilan bisa jadi sulit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Menhan Israel Puas Gaza...
Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?
Rekomendasi
KPK Geledah Rumah Anggota...
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved