Khamenei Ancam Serangan Lebih Besar pada AS-Israel, Sebut Zionis Anjing yang Terikat
Kamis, 17 Juli 2025 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
Teokrat veteran berusia 86 tahun itu mengatakan serangan Israel dan AS terhadap Iran bertujuan untuk menggulingkan rezim tetapi gagal.
"Para agresor berasumsi bahwa dengan menargetkan individu-individu dan pusat-pusat kunci tertentu di Iran, mereka akan melemahkan sistem. Mereka kemudian berencana untuk melepaskan proksi-proksi mereka yang terpendam—mulai dari kaum munafik dan monarki hingga preman—yang memicu kerusuhan dan menyeret orang-orang ke jalan untuk menggulingkan sistem Islam," paparnya.
“Tuhan Yang Mahakuasa membatalkan rencana mereka...Dia membawa rakyat ke medan perang untuk mendukung pemerintah dan sistem," ujarnya.
Khamenei melanjutkan dengan mengatakan bahwa ketergantungan Israel pada Amerika Serikat menunjukkan kelemahannya.
“Jika rezim Zionis dapat mempertahankan diri, ia tidak akan berpaling ke Amerika,” katanya. “Ia menyadari bahwa ia tidak dapat mengatasi Republik Islam.”
Beralih ke masalah internal, Khamenei memerintahkan pengadilan untuk mengejar apa yang disebutnya “kejahatan terkini” melalui semua jalur hukum. “Kita tidak boleh melepaskan kerah penjahat,” katanya. "Sekalipun butuh dua puluh tahun, hal itu harus diupayakan."
"Para agresor berasumsi bahwa dengan menargetkan individu-individu dan pusat-pusat kunci tertentu di Iran, mereka akan melemahkan sistem. Mereka kemudian berencana untuk melepaskan proksi-proksi mereka yang terpendam—mulai dari kaum munafik dan monarki hingga preman—yang memicu kerusuhan dan menyeret orang-orang ke jalan untuk menggulingkan sistem Islam," paparnya.
“Tuhan Yang Mahakuasa membatalkan rencana mereka...Dia membawa rakyat ke medan perang untuk mendukung pemerintah dan sistem," ujarnya.
Khamenei melanjutkan dengan mengatakan bahwa ketergantungan Israel pada Amerika Serikat menunjukkan kelemahannya.
“Jika rezim Zionis dapat mempertahankan diri, ia tidak akan berpaling ke Amerika,” katanya. “Ia menyadari bahwa ia tidak dapat mengatasi Republik Islam.”
Beralih ke masalah internal, Khamenei memerintahkan pengadilan untuk mengejar apa yang disebutnya “kejahatan terkini” melalui semua jalur hukum. “Kita tidak boleh melepaskan kerah penjahat,” katanya. "Sekalipun butuh dua puluh tahun, hal itu harus diupayakan."
Lihat Juga :