Khamenei Ancam Serangan Lebih Besar pada AS-Israel, Sebut Zionis Anjing yang Terikat
Kamis, 17 Juli 2025 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
Dia menepis kekhawatiran tentang pengadilan internasional, dengan mengatakan bahwa suatu hari nanti mereka mungkin akan bertindak adil "jika seorang hakim independen muncul."
Saat ini, Iran berada di bawah tekanan untuk menyetujui kesepakatan nuklir dengan AS, karena Washington dan tiga kekuatan Eropa telah menetapkan batas waktu kesepakatan pada akhir Agustus. Jika tidak ada kemajuan hingga saat itu, Prancis mengatakan bahwa mekanisme "snapback" akan secara otomatis memberlakukan semua sanksi internasional yang dicabut berdasarkan kesepakatan Iran 2015, yaitu Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
Meskipun demikian, Parlemen Iran merilis pernyataan pada hari Rabu yang menyatakan bahwa Teheran tidak akan melanjutkan perundingan nuklir dengan AS kecuali prasyaratnya terpenuhi, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh ISNA, Kamis (17/7/2025).
"Baik di bidang diplomatik maupun militer, kapan pun kami memasuki panggung, kami melakukannya dengan tangan penuh dan bukan dari posisi lemah," imbuh pidato Khamenei, seraya menambahkan bahwa para diplomat harus mematuhi "pedoman" dan melanjutkan pekerjaan mereka.
Saat ini, Iran berada di bawah tekanan untuk menyetujui kesepakatan nuklir dengan AS, karena Washington dan tiga kekuatan Eropa telah menetapkan batas waktu kesepakatan pada akhir Agustus. Jika tidak ada kemajuan hingga saat itu, Prancis mengatakan bahwa mekanisme "snapback" akan secara otomatis memberlakukan semua sanksi internasional yang dicabut berdasarkan kesepakatan Iran 2015, yaitu Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
Meskipun demikian, Parlemen Iran merilis pernyataan pada hari Rabu yang menyatakan bahwa Teheran tidak akan melanjutkan perundingan nuklir dengan AS kecuali prasyaratnya terpenuhi, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh ISNA, Kamis (17/7/2025).
"Baik di bidang diplomatik maupun militer, kapan pun kami memasuki panggung, kami melakukannya dengan tangan penuh dan bukan dari posisi lemah," imbuh pidato Khamenei, seraya menambahkan bahwa para diplomat harus mematuhi "pedoman" dan melanjutkan pekerjaan mereka.
(mas)
Lihat Juga :