Suriah Berlakukan Jam Malam di Wilayah yang Dikuasai Suku Druze
Rabu, 16 Juli 2025 - 22:10 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Senin, Menteri Pertahanan Suriah Murhaf Abu Qasra mengumumkan kesepakatan gencatan senjata penuh di Suwayda, sementara tentara dan pasukan keamanan memasuki pusat kota untuk mengambil alih kendali. Otoritas Suriah memberlakukan jam malam "sampai pemberitahuan lebih lanjut untuk melindungi nyawa."
Namun, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam bahwa bentrokan masih berlangsung di beberapa permukiman di kota Suwayda, di tengah upaya intensif yang dikoordinasikan dengan para pemimpin masyarakat untuk mendapatkan kembali kendali penuh dan memulihkan keamanan.
Pada hari Senin, lebih dari 30 orang tewas dan hampir 100 lainnya terluka dalam bentrokan antara pejuang suku Badui bersenjata dan milisi Druze di Suwayda.
Bashar al-Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia pada bulan Desember, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak tahun 1963.
Pemerintahan transisi yang dipimpin oleh Presiden Ahmad al-Sharaa dibentuk di Suriah pada bulan Januari.
Namun, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam bahwa bentrokan masih berlangsung di beberapa permukiman di kota Suwayda, di tengah upaya intensif yang dikoordinasikan dengan para pemimpin masyarakat untuk mendapatkan kembali kendali penuh dan memulihkan keamanan.
Pada hari Senin, lebih dari 30 orang tewas dan hampir 100 lainnya terluka dalam bentrokan antara pejuang suku Badui bersenjata dan milisi Druze di Suwayda.
Bashar al-Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia pada bulan Desember, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak tahun 1963.
Pemerintahan transisi yang dipimpin oleh Presiden Ahmad al-Sharaa dibentuk di Suriah pada bulan Januari.
(ahm)
Lihat Juga :