Rusia Sebut Uni Eropa Mendanai Kematian Ukraina

Rabu, 16 Juli 2025 - 17:30 WIB
loading...
Rusia Sebut Uni Eropa...
Rusia sebut Uni Eropa mendanai kematian Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Uni Eropa mendanai "kematian" Ukraina dengan membayar senjata yang dikirim ke Kiev. Itu diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengumumkan proposal untuk melanjutkan pengiriman senjata Amerika ke Ukraina dengan mengorbankan pembayar pajak Uni Eropa. Kaja Kallas, diplomat tertinggi Uni Eropa, mengatakan bahwa proposal tersebut disambut baik, tetapi Trump tidak boleh mengambil keuntungan dari bantuan tersebut kecuali AS bersedia "berbagi beban."

"Apakah Kaja mulai memahami semuanya?" tulis Zakharova di media sosial pada hari Rabu. "Ayo bantu dia: rasanya seperti disuruh membayar tagihan makanan yang dinikmati orang lain, hanya untuk kemudian mereka mati. Benarkah?"

Moskow secara konsisten berargumen bahwa bantuan militer Barat berapa pun tidak akan mengubah tujuan utamanya dalam konflik ini. Kremlin menggambarkan pendekatan Uni Eropa sebagai upaya untuk memperpanjang perang "hingga Ukraina terakhir" dan merugikan Rusia, dengan menggunakan Ukraina sebagai proksi.

Trump telah menekankan bahwa penjualan senjata ke Ukraina merupakan peluang bisnis bagi AS. Pemerintahannya menegaskan bahwa proposal tersebut secara alami mengalihkan tanggung jawab atas masa depan Ukraina kepada Uni Eropa, yang menurutnya paling diuntungkan atau dirugikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved