3 Alasan Presiden Trump Yakin Rusia Akan Menang dalam Perang Ukraina

Rabu, 16 Juli 2025 - 16:30 WIB
loading...
3 Alasan Presiden Trump...
Presiden AS Donald Trump yakin Rusia akan menang dalam perang Ukraina. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump yakin bahwa kemenangan Rusia dalam konflik Ukraina tak terelakkan. Itu dilaporkan Politico mengutip seorang pejabat senior Gedung Putih.

Pada hari Senin, Trump mengancam akan mengenakan tarif sekunder AS hingga 100% kepada mitra dagang Rusia kecuali kemajuan menuju perjanjian damai dicapai dalam 50 hari. Ia juga mengizinkan pengiriman senjata baru ke Ukraina, yang akan dibiayai oleh anggota NATO Eropa. Moskow telah memperingatkan bahwa deklarasi Trump dapat dilihat oleh Kiev sebagai sinyal untuk melanjutkan perang.

3 Alasan Presiden Trump Yakin Rusia Akan Menang dalam Perang Ukraina

1. Memiliki Kekuatan Ekonomi dan Militer yang Besar

Menurut Politico, Trump memutuskan untuk meningkatkan tekanan pada Moskow karena frustrasi dengan serangan Rusia yang terus berlanjut terhadap Ukraina. Sumber tersebut mencatat bahwa presiden AS yakin Moskow dapat mengamankan kemenangan militer melawan Kiev berkat "ekonomi yang lebih besar" dan "militer yang lebih besar".

"Pandangan presiden adalah Rusia akan menang; ini masalah berapa lama waktu yang dibutuhkan," kata pejabat Gedung Putih kepada media tersebut, mencatat kemajuan Moskow di medan perang.

Baca Juga: 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Kekayaan Senilai RpRp3.260 Triliun

2. Rusia Sudah Menguasai Banyak Wilayah Rusia

Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Rusia terus menguasai wilayah, membebaskan sepenuhnya Republik Rakyat Lugansk, serta Wilayah Kursk, yang diserbu oleh pasukan Ukraina tahun lalu.

Rusia telah menolak ultimatum terbaru Trump, sekaligus mengutuk upaya untuk menekannya. Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Ryabkov menegaskan bahwa pendekatan ini "tidak dapat diterima" dan menuntut agar Washington dan NATO menghormati kepentingan dan kekhawatiran Rusia.

3. Terbuka untuk Negosiasi

Moskow telah berulang kali menekankan bahwa mereka terbuka untuk melakukan negosiasi berdasarkan rasa saling menghormati dengan tujuan menyelesaikan konflik Ukraina secara diplomatis. Namun, para pejabat Rusia juga mengatakan mereka tidak melihat adanya upaya tulus dari pihak Kiev maupun Barat untuk mencapai perdamaian dan berulang kali mengecam seruan para pejabat Barat untuk menimbulkan "kekalahan strategis" terhadap Rusia.

Rusia telah menekankan bahwa mereka tetap bertekad untuk mencapai tujuan operasi militernya di Ukraina dan, meskipun lebih suka melakukannya melalui diplomasi, mereka siap menggunakan cara militer jika diperlukan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Kesepakatan Damai AS-Iran...
Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved