Rusia Respons Ultimatum 50 Hari Trump untuk Sanksi Berat Mitra Dagang Moskow
Selasa, 15 Juli 2025 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat yang sama, juru bicara tersebut mengatakan perubahan posisi Trump baru-baru ini tidak akan ditafsirkan di Kiev sebagai seruan untuk perdamaian.
"Tampaknya keputusan-keputusan seperti itu yang dibuat di Washington, di negara-negara NATO, dan langsung di Brussel, dianggap oleh pihak Ukraina bukan sebagai sinyal menuju perdamaian, melainkan sebagai sinyal untuk melanjutkan perang," ujar dia.
Menurut Peskov, Rusia tetap terbuka untuk bernegosiasi dengan Ukraina tetapi belum menerima tanggapan mengenai waktu pelaksanaannya.
"Kami sedang menunggu proposal dari pihak Ukraina mengenai waktu penyelenggaraan putaran ketiga negosiasi langsung Rusia-Ukraina... Kami belum menerima proposal dari pihak Ukraina," ujar dia.
Trump telah berupaya menyelesaikan konflik Ukraina sejak menjabat pada bulan Januari. Ia telah melakukan beberapa panggilan telepon dengan Putin, yang berkisar pada potensi penyelesaian damai, memulihkan hubungan bilateral yang lebih luas, dan menjajaki kerja sama ekonomi.
"Tampaknya keputusan-keputusan seperti itu yang dibuat di Washington, di negara-negara NATO, dan langsung di Brussel, dianggap oleh pihak Ukraina bukan sebagai sinyal menuju perdamaian, melainkan sebagai sinyal untuk melanjutkan perang," ujar dia.
Menurut Peskov, Rusia tetap terbuka untuk bernegosiasi dengan Ukraina tetapi belum menerima tanggapan mengenai waktu pelaksanaannya.
"Kami sedang menunggu proposal dari pihak Ukraina mengenai waktu penyelenggaraan putaran ketiga negosiasi langsung Rusia-Ukraina... Kami belum menerima proposal dari pihak Ukraina," ujar dia.
Trump telah berupaya menyelesaikan konflik Ukraina sejak menjabat pada bulan Januari. Ia telah melakukan beberapa panggilan telepon dengan Putin, yang berkisar pada potensi penyelesaian damai, memulihkan hubungan bilateral yang lebih luas, dan menjajaki kerja sama ekonomi.
Lihat Juga :