Kelelahan Psikologis dan Putus Asa Tak Bisa Kalahkan Hamas, Banyak Tentara Israel Pilih Bunuh Diri

Senin, 14 Juli 2025 - 22:01 WIB
loading...
Kelelahan Psikologis...
Kelelahan psikologis dan putus asa tak bisa kalahkan Hamas, banyak tentara Israel pilih bunuh diri. Foto/X
A A A
GAZA - Tentara Israel bergulat dengan kelelahan psikologis dan fisik yang parah setelah pertempuran berkepanjangan di Jalur Gaza yang terkepung, sejak Israel melancarkan perang genosida pada Oktober 2023. Itu memicu tren peningkatan bunuh diri di kalangan tentara Israel.

Laporan dari situs berita Walla Israel menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan dalam kasus bunuh diri di kalangan tentara, yang disebabkan oleh stres berat yang terkait dengan operasi ini.

Menurut data militer yang dikutip dalam laporan tersebut, beberapa tentara telah bertempur selama lebih dari 300 hari tanpa jeda. Jumlah kasus bunuh diri yang tercatat pada tahun 2024 meningkat secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan 38 kasus dilaporkan, termasuk 28 kasus yang terjadi setelah genosida di Gaza.

Sebaliknya, hanya 14 kasus bunuh diri yang tercatat pada tahun 2022, dan hanya 11 kasus pada tahun 2011, menyoroti peningkatan yang mengkhawatirkan hampir empat kali lipat hanya dalam dua tahun.

Peningkatan kasus bunuh diri ini terkait dengan mobilisasi tentara cadangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, melebihi 300.000 orang, banyak di antaranya telah mengalami kekerasan ekstrem dan tekanan psikologis kronis akibat kontribusi mereka dalam operasi militer di Gaza.

Baca Juga: Antisipasi Diserang Israel Lagi, Parlemen Iran Sepakat Tingkatkan Anggaran Militer
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved