Rusia Dukung Program Senjata Nuklir Korea Utara, Gertak AS dan Sekutunya
Minggu, 13 Juli 2025 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
"Kami menghormati aspirasi Korea Utara dan memahami alasan mengapa mereka mengejar pengembangan [senjata] nuklir," lanjut Lavrov, seperti dikutip kantor berita TASS, Minggu (13/7/2025).
Lavrov memulai kunjungan tiga hari ke Korea Utara dengan bertemu dengan mitranya, Choe Son Hui, di kota resor Wonsan pada hari Sabtu.
Pandangan Lavrov merupakan sinyal terbaru dari hubungan yang semakin erat antara Rusia dan Korea Utara, tetapi juga menunjukkan bahwa program senjata nuklir Pyongyang bertindak sebagai pencegah. Isyaratnya tentang dimulainya kembali kontak antara Pyongyang dan Washington juga penting.
"Presiden Trump telah menyatakan dukungan untuk melanjutkan kontak dengan Korea Utara, termasuk di tingkat tertinggi. Kami telah mendengar ini, dan teman-teman Korea kami juga telah mendengarnya," imbuh dia.
Komentar Lavrov tentang program senjata nuklir Pyongyang juga merujuk pada bagaimana Korea Utara telah menarik kesimpulan yang diperlukan jauh sebelum serangan Israel dan AS terhadap situs-situs nuklir Iran.
Lavrov memulai kunjungan tiga hari ke Korea Utara dengan bertemu dengan mitranya, Choe Son Hui, di kota resor Wonsan pada hari Sabtu.
Pandangan Lavrov merupakan sinyal terbaru dari hubungan yang semakin erat antara Rusia dan Korea Utara, tetapi juga menunjukkan bahwa program senjata nuklir Pyongyang bertindak sebagai pencegah. Isyaratnya tentang dimulainya kembali kontak antara Pyongyang dan Washington juga penting.
"Presiden Trump telah menyatakan dukungan untuk melanjutkan kontak dengan Korea Utara, termasuk di tingkat tertinggi. Kami telah mendengar ini, dan teman-teman Korea kami juga telah mendengarnya," imbuh dia.
Komentar Lavrov tentang program senjata nuklir Pyongyang juga merujuk pada bagaimana Korea Utara telah menarik kesimpulan yang diperlukan jauh sebelum serangan Israel dan AS terhadap situs-situs nuklir Iran.
Lihat Juga :