Siapa Seif al-Din Muslat? Warga AS yang Dipukuli Penduduk Israel hingga Tewas di Tepi Barat
Minggu, 13 Juli 2025 - 01:55 WIB
loading...
A
A
A
Ketika Presiden Donald Trump menjabat awal tahun ini, pemerintahannya mencabut sanksi terhadap pemukim yang dijatuhkan oleh pendahulunya, Joe Biden.
Pasukan Israel telah menewaskan setidaknya sembilan warga negara AS sejak 2022, termasuk reporter veteran Al Jazeera, Shireen Abu Akleh.
Namun, tidak ada insiden yang mengakibatkan tuntutan pidana.
Pada hari Jumat, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) meminta Washington untuk memastikan akuntabilitas atas pembunuhan Musallet.
"Setiap pembunuhan warga negara Amerika lainnya tidak dihukum oleh pemerintah Amerika, itulah sebabnya pemerintah Israel terus-menerus membunuh warga Palestina Amerika dan, tentu saja, warga Palestina lainnya," kata Wakil Direktur CAIR, Edward Ahmed Mitchell, dalam sebuah pernyataan.
Ia kemudian menunjukkan bahwa Trump telah berulang kali berjanji untuk memprioritaskan kepentingan Amerika, sebagaimana dilambangkan oleh slogan kampanyenya "America First".
"Jika Presiden Trump bahkan tidak mengutamakan Amerika ketika Israel membunuh warga negara Amerika, maka ini benar-benar pemerintahan Israel First," kata Mitchell.
Institute for Middle East Understanding (IMEU) juga menyerukan tindakan dari pemerintah AS, dengan mencatat bahwa para pemukim "semakin sering menghakimi warga Palestina –dukungan penuh dari tentara dan pemerintah Israel”.
Pasukan Israel telah menewaskan setidaknya sembilan warga negara AS sejak 2022, termasuk reporter veteran Al Jazeera, Shireen Abu Akleh.
Namun, tidak ada insiden yang mengakibatkan tuntutan pidana.
4. AS Gagal Melindungi Warganya dari Kekerasan Penduduk Yahudi
AS memberikan miliaran dolar kepada Israel setiap tahun. Para advokat menuduh pemerintahan AS berturut-turut gagal melindungi warga negara Amerika dari kekerasan Israel di Timur Tengah.Pada hari Jumat, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) meminta Washington untuk memastikan akuntabilitas atas pembunuhan Musallet.
"Setiap pembunuhan warga negara Amerika lainnya tidak dihukum oleh pemerintah Amerika, itulah sebabnya pemerintah Israel terus-menerus membunuh warga Palestina Amerika dan, tentu saja, warga Palestina lainnya," kata Wakil Direktur CAIR, Edward Ahmed Mitchell, dalam sebuah pernyataan.
Ia kemudian menunjukkan bahwa Trump telah berulang kali berjanji untuk memprioritaskan kepentingan Amerika, sebagaimana dilambangkan oleh slogan kampanyenya "America First".
"Jika Presiden Trump bahkan tidak mengutamakan Amerika ketika Israel membunuh warga negara Amerika, maka ini benar-benar pemerintahan Israel First," kata Mitchell.
Institute for Middle East Understanding (IMEU) juga menyerukan tindakan dari pemerintah AS, dengan mencatat bahwa para pemukim "semakin sering menghakimi warga Palestina –dukungan penuh dari tentara dan pemerintah Israel”.
Lihat Juga :