Militer Israel Kirim 2 Batalyon Tambahan ke Tepi Barat
Sabtu, 12 Juli 2025 - 10:45 WIB
loading...
Kendaraan militer Israel berpatroli di jalan selama penggerebekan di Perumahan Salam di Nablus, Tepi Barat pada 29 Mei 2025. Foto/Nedal Eshtayah/Anadolu Agency
A
A
A
TEPI BARAT - Militer Israel mengatakan pada hari Jumat (11/7/2025) bahwa mereka memperkuat pasukannya di Tepi Barat yang diduduki dengan dua batalyon militer tambahan.
“Berdasarkan penilaian situasi, keputusan telah dibuat untuk memperkuat dua batalyon di sektor Komando Pusat,” ungkap militer Israel, menurut harian Israel Yedioth Ahronoth.
“Sektor Komando Pusat” mengacu pada Tepi Barat, menurut surat kabar tersebut.
Militer Israel tidak mengklarifikasi jumlah pasukan yang saat ini berada di Tepi Barat yang diduduki, juga tidak mengungkapkan alasan di balik langkah eskalasi penguatan pasukan dengan dua batalyon.
Namun, disebutkan, “Sepanjang perang, penilaian situasi terus dilakukan, dan oleh karena itu, urutan pertempuran yang diperlukan ditentukan untuk memenuhi misi operasional di berbagai sektor.”
Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza, sebanyak 996 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 7.000 orang lainnya terluka di Tepi Barat oleh pasukan Israel dan pemukim ilegal, ungkap Kementerian Kesehatan Palestina.
Dalam putusan penting Juli lalu, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina ilegal dan menyerukan evakuasi semua permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Baca juga: Media Israel Kritik Militer setelah Video Hamas Ungkap Upaya Penculikan Tentara Zionis
“Berdasarkan penilaian situasi, keputusan telah dibuat untuk memperkuat dua batalyon di sektor Komando Pusat,” ungkap militer Israel, menurut harian Israel Yedioth Ahronoth.
“Sektor Komando Pusat” mengacu pada Tepi Barat, menurut surat kabar tersebut.
Militer Israel tidak mengklarifikasi jumlah pasukan yang saat ini berada di Tepi Barat yang diduduki, juga tidak mengungkapkan alasan di balik langkah eskalasi penguatan pasukan dengan dua batalyon.
Namun, disebutkan, “Sepanjang perang, penilaian situasi terus dilakukan, dan oleh karena itu, urutan pertempuran yang diperlukan ditentukan untuk memenuhi misi operasional di berbagai sektor.”
Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza, sebanyak 996 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 7.000 orang lainnya terluka di Tepi Barat oleh pasukan Israel dan pemukim ilegal, ungkap Kementerian Kesehatan Palestina.
Dalam putusan penting Juli lalu, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina ilegal dan menyerukan evakuasi semua permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Baca juga: Media Israel Kritik Militer setelah Video Hamas Ungkap Upaya Penculikan Tentara Zionis
(sya)
Lihat Juga :