Tingkatkan Serangan terhadap Pasukan Israel, Hamas Gunakan Intelijen Akurat
Jum'at, 11 Juli 2025 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Laporan tersebut menunjukkan Brigade Qassam baru-baru ini melakukan serangkaian operasi tingkat tinggi di seluruh Gaza.
Yang terbaru adalah penyergapan rumit yang menargetkan pasukan Israel di Beit Hanoun, di Jalur Gaza utara.
Menurut juru bicara militer Israel, Avi Deveren, empat tentara dari Batalyon Netzah Yehuda—yang mencakup anggota komunitas Yahudi ekstremis—dan seorang lainnya dari Brigade Utara tewas dalam serangan itu.
Korban tewas tersebut merupakan akibat dari alat peledak yang diledakkan secara berdekatan.
Sejak Israel mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel telah menewaskan dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pemboman udara berdarah yang terus-menerus.
Pada 7 Oktober 2023, setelah operasi Perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 57.000 orang, melukai lebih dari 137.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.
Yang terbaru adalah penyergapan rumit yang menargetkan pasukan Israel di Beit Hanoun, di Jalur Gaza utara.
Menurut juru bicara militer Israel, Avi Deveren, empat tentara dari Batalyon Netzah Yehuda—yang mencakup anggota komunitas Yahudi ekstremis—dan seorang lainnya dari Brigade Utara tewas dalam serangan itu.
Korban tewas tersebut merupakan akibat dari alat peledak yang diledakkan secara berdekatan.
Genosida yang Berkelanjutan
Sejak Israel mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel telah menewaskan dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pemboman udara berdarah yang terus-menerus.
Pada 7 Oktober 2023, setelah operasi Perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 57.000 orang, melukai lebih dari 137.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.
Lihat Juga :