Apa Itu Han Kuang? Latihan Militer Taiwan untuk Melawan China

Rabu, 09 Juli 2025 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Seperti tahun lalu, latihan ini akan dilakukan tanpa naskah untuk menguji respons pasukan terhadap serangan mendadak—sebuah langkah yang telah dipuji oleh para analis militer dan dianggap sudah lama tertunda.

Perubahan ini tampaknya dilakukan sebagai tanggapan atas kritik selama bertahun-tahun bahwa latihan sebelumnya tampak lebih seperti latihan hubungan masyarakat, alih-alih latihan militer yang sebenarnya.

Tahun ini, sebagian dari latihan akan berfokus pada penanggulangan taktik perang zona abu-abu China yang semakin meningkat terhadap Taiwan, yang telah menyebabkan jet tempur dan kapal Beijing berulang kali menyusup ke wilayah udara dan perairan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Han Kuang semakin mengikutsertakan pertahanan sipil. Latihan terpisah diadakan bersamaan di mana warga sipil di seluruh pulau berpartisipasi dalam berbagai latihan evakuasi dan serangan udara.

3. Melibatkan Warga Sipil

Selama latihan "ketahanan perkotaan" tahun ini, yang masing-masing akan berlangsung sekitar 30 menit, peringatan dari ponsel akan dikirimkan tentang serangan yang akan datang dan sirene serangan udara akan dibunyikan di kota-kota. Lalu lintas jalan akan dibatasi sementara pusat transportasi, toko, hotel, dan pasar harus menghentikan operasinya.

Pihak berwenang juga akan menguji kemampuan masyarakat Taiwan untuk melawan misinformasi dan kinerja Front Persatuan Partai Komunis China, menurut laporan, meskipun belum jelas bagaimana tepatnya hal ini akan diuji.

4. Fokus Mempertahankan Wilayah Abu-abu

China telah meningkatkan perang zona abu-abu dan kampanye disinformasi di Taiwan, yang menurut beberapa pengamat bertujuan untuk melemahkan pertahanan pulau itu.

AS telah memperingatkan bahwa China menimbulkan "ancaman langsung" bagi Taiwan, merujuk pada tenggat waktu 2027 yang diduga diberikan oleh Presiden Xi Jinping agar militer China mampu menginvasi Taiwan.

Ini adalah tanggal yang belum pernah dikonfirmasi oleh Beijing - namun AS bersikeras bahwa China "secara kredibel bersiap untuk berpotensi menggunakan kekuatan militer guna mengubah keseimbangan kekuatan" di Asia.

Hubungan antara Taiwan dan China juga menjadi sangat tegang di bawah Presiden Partai Progresif Demokratik, William Lai, yang terpilih tahun lalu.

Dikecam oleh Beijing sebagai "separatis", Lai telah mengambil sikap yang lebih tegas terhadap China dibandingkan pendahulunya, termasuk memperkuat militer Taiwan.

5. Sangat Dibenci China

Tidak mengherankan, Han Kuang tidak disukai Beijing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
China Terus Perkuat...
China Terus Perkuat Militer, AS Ajak Sekutu Melawan Beijing
Gawat, Konflik AS dan...
Gawat, Konflik AS dan China atas Taiwan Berisiko Memicu Eskalasi Nuklir
China Ancam Sanksi atas...
China Ancam Sanksi atas Kepatuhan Perusahaan Eropa pada Aturan UE
Pertemuan Trump dan...
Pertemuan Trump dan Xi Jinping Diyakini Bahas Taiwan hingga Konflik Iran
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved