Siapa Majid TajenJari dan Mohammad Reza Zakarian? 2 Pelopor AI Paling Cemerlang yang Dibunuh Israel

Rabu, 09 Juli 2025 - 18:45 WIB
loading...
A A A
Ilmuwan muda Iran ini menerjemahkan penelitiannya menjadi hasil nyata dan menerapkannya dalam industri dan masyarakat Iran.

Penemuan TajenJari dalam pemrosesan citra untuk pengenalan wajah, pemindaian kontainer kargo, dan analisis kualitas baja sedang diuji untuk keperluan industri.

“Sang martir membawa ilmunya ke dalam bidang aplikasi praktis. Salah satu prioritas utamanya, di samping pendidikan, adalah memastikan pelatihan ini bersifat praktis, bukan hanya teoretis. Ini adalah jenis pelatihan di mana individu mampu menghasilkan hasil nyata, produk, atau layanan yang dapat memecahkan tantangan nyata di masyarakat,” ujar Zahedi saat menjelaskan pencapaian ilmiah TajenJari.

Yang menghubungkan kedua pria ini bukan hanya keahlian ilmiah mereka, tetapi juga peran mereka dalam proyek nasional yang lebih luas untuk mencapai kemandirian teknologi. Selama bertahun-tahun, strategi rezim Zionis mencakup upaya untuk menghambat kemajuan ilmiah dan pertahanan di berbagai negara.

Di Iran, hal itu berarti menargetkan infrastruktur kemandirian yang diwujudkan oleh para ilmuwan seperti Zakarian dan TajenJari. Pembunuhan terarah terhadap para ilmuwan Iran telah menjadi ciri berulang dari strategi rahasia Israel untuk melemahkan kemajuan teknologi negara tersebut. Ini adalah bagian dari kampanye yang lebih luas yang mencakup tindakan teroris seperti sabotase, terorisme siber, dan serangan udara.

"Saat saya berdiri di sini, rakyat saya yang hebat sedang berduka atas orang-orang terkasih yang telah gugur akibat agresi Israel yang tak beralasan."

Kedua ilmuwan Iran tersebut mewakili Iran yang maju secara ilmiah dan independen, didorong oleh keahlian dalam negeri dan tekad nasional.

Bagi keluarga mereka, kehilangan ini sangat pribadi, tetapi begitu pula keyakinan di balik pekerjaan mereka.

"Mereka pikir dengan membunuh para ilmuwan kami, mereka dapat menghentikan kemajuan kami," kata ayah Zakarian. "Tetapi yang lain akan bangkit. Jalannya tidak berakhir di sini."

Kata-katanya menggemakan arus yang lebih luas dalam masyarakat Iran, di mana serangan teroris semacam itu dihadapi dengan tujuan baru. Di kalangan intelektual dan dalam keluarga yang telah lama memikul beban pengorbanan, terdapat tekad yang semakin kuat untuk memastikan bahwa keahlian diwariskan dan diperluas demi kedaulatan ilmiah negara.

Sementara itu, di Babol, Fatemeh dan bayi Zahra dimakamkan di samping orang tua mereka, dua anak yang hidupnya dipersingkat oleh serangan brutal Israel terhadap sebuah bangunan perumahan sipil.

Agresi tersebut, bagian dari strategi jangka panjang untuk melenyapkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Republik Islam, sekali lagi menyingkap kebangkrutan moral rezim Israel yang semakin dalam dengan menyasar para cendekiawan, warga sipil, dan anak-anak.

Iran telah menegaskan bahwa lintasan ilmiah negara itu tidak akan terhenti oleh pembunuhan pengecut, tetapi hanya akan memperdalam tekad nasional untuk membuat kemajuan lebih lanjut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Fosil T-Rex Gus Terjual...
Fosil T-Rex Gus Terjual Rp902 Miliar, Jadi Fosil Dinosaurus Termahal dalam Lelang
Rekomendasi
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved