Siapa Majid TajenJari dan Mohammad Reza Zakarian? 2 Pelopor AI Paling Cemerlang yang Dibunuh Israel

Rabu, 09 Juli 2025 - 18:45 WIB
loading...
A A A
"Rezim ini tidak menunjukkan belas kasihan, bahkan kepada anak-anak, setelah membunuh dua cucu perempuan saya, Fatima yang berusia lima tahun dan Zahra yang berusia tujuh bulan. Rezim seperti itu, yang bertanggung jawab atas tindakan keji ini, ditakdirkan untuk menggali kuburnya sendiri."

Pemakaman keluarga tersebut diadakan di kampung halaman Zakarian di Amirkola, Babol, di provinsi Mazandaran utara, tempat banyak orang berkumpul, menunjukkan rasa kehilangan yang lebih besar.

Banyak pelayat yang belum pernah bertemu Zakarian, tetapi melihatnya sebagai simbol perlawanan bangsa yang menolak menyerahkan kecerdasan, martabat, atau masa depannya.

Baca Juga: Zohran Mamdani, Politisi Muslim Bergaya Bollywood Guncang AS

2. Majid TajenJari

Majid TajenJari, 35 tahun, berasal dari desa Tajen Jar yang tenang di Amol, juga di provinsi utara Mazandaran. Ia adalah seorang yang memiliki banyak ilmu dan visioner teknologi.

Fokus utamanya adalah penemuan dan pendidikan. Sebagai kepala Komisi Kecerdasan Buatan di Kamar Dagang Pemuda Iran, ia berdiri di garda depan revolusi AI Iran.

Jalan akademis TajenJari sangat tangguh. Setelah menyelesaikan tesis masternya tentang pengenalan sidik jari menggunakan jaringan saraf, ia mengejar disertasi doktoral tentang pengembangan robot humanoid bilingual, yang dapat berbicara dalam bahasa Persia dan Inggris.

Kementerian Luar Negeri Iran menyerukan agar Israel bertanggung jawab atas kejahatan yang dilakukan rezim tersebut selama agresinya terhadap negara tersebut.

Studinya menggabungkan rekayasa perangkat lunak dengan kepekaan budaya yang mendalam, yang bertujuan untuk memajukan Iran di bidang AI yang dimanusiakan.

Namun di luar semua penghargaan tersebut, komitmen TajenJari terhadap pendidikanlah yang membentuk jati dirinya.

“Visinya jelas,” kata Dr. Mohammad Hadi Zahedi, Direktur Jenderal Pusat Statistik dan TI di Kementerian Sains.

“Ia percaya bahwa kemajuan dimulai sejak usia tujuh tahun. Itulah sebabnya ia ikut mendirikan pusat pendidikan inovatif untuk melatih anak-anak dan remaja dalam pemrograman AI dan Python.”

Hanya dalam beberapa tahun, pusat tersebut memicu gelombang kreativitas di kalangan pemuda Iran.

“Ia tidak percaya pada sains menara gading,” tambah Zahedi. “Baginya, penelitian tidaklah cukup jika tidak diimplementasikan, jika tidak menjadi solusi bagi masalah sosial.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Berita Terkini
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved