AS Hanya Punya 25% Rudal Patriot untuk Semua Operasi Militer Pentagon di Seluruh Dunia

Rabu, 09 Juli 2025 - 12:06 WIB
loading...
A A A
The Guardian melaporkan AS menembakkan hampir 30 pencegat Patriot, atau PAC-3, untuk menghentikan serangan Iran.

“Bahkan jumlah yang relatif rendah ini memperburuk kekurangan stok,” papar laporan itu.

Dan Caine, jenderal Angkatan Udara AS dan ketua kepala staf gabungan, mengatakan kepada situs berita The War Zone bahwa, “Operasi untuk mempertahankan al-Udeid dari serangan simbolis Iran adalah pertempuran Patriot tunggal terbesar dalam sejarah militer AS."

Jumlah yang relatif rendah yang terlibat menggarisbawahi betapa berharganya rudal Patriot, terutama pada saat penggunaan rudal balistik meningkat di Eropa Timur dan Timur Tengah.

Pada tahun 2024, Lockheed Martin melaporkan mereka memproduksi dan mengirimkan 500 pencegat, peningkatan 30% dari tahun sebelumnya.

Selain menembakkan Patriot selama konflik, AS turut serta dalam pertahanan Israel, menggunakan setidaknya satu baterai antirudal Terminal High-Altitude Area Defence di wilayah tersebut dan pencegat SM-3 yang dipasang di kapal.

Sekitar seminggu setelah konflik Israel-Iran, pemerintahan Trump mengonfirmasi laporan bahwa mereka telah menangguhkan pengiriman pencegat pertahanan udara dan senjata lainnya ke Ukraina saat negara itu menghadapi serangan udara besar-besaran Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Perang di Mana-Mana,...
Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah
Rekomendasi
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Zelensky Tuding Perusahaan...
Zelensky Tuding Perusahaan AS Korupsi Bantuan Militer untuk Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved