AS Hanya Punya 25% Rudal Patriot untuk Semua Operasi Militer Pentagon di Seluruh Dunia

Rabu, 09 Juli 2025 - 12:06 WIB
loading...
AS Hanya Punya 25% Rudal...
AS menembakkan rudal Patriot dalam latihan militer. Foto/us army
A A A
WASHINGTON - AS hanya memiliki sekitar 25% rudal Patriot yang menurut para perencana di Pentagon dibutuhkan untuk semua operasi militer AS secara global. Data itu diungkap dalam laporan The Guardian pada hari Selasa (8/7/2025).

Menurut laporan tersebut, Wakil Menteri Pertahanan Stephen Feinberg sangat khawatir dengan berkurangnya cadangan sehingga ia memerintahkan agar transfer dihentikan sementara Pentagon meninjau pengiriman ke mitra AS.

Middle East Eye adalah yang pertama kali mengungkapkan selama konflik Israel-Iran baru-baru ini bahwa pejabat AS khawatir tentang kecepatan mereka menggunakan rudal pencegat untuk mempertahankan Israel dari serangan rudal balistik.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada MEE pada saat itu bahwa ada kekhawatiran serangan langsung AS terhadap Iran dapat menyebabkan pembalasan yang lebih besar dari Republik Islam, yang akan menguras persediaan AS ke tingkat yang "mengerikan".

Konflik antara Israel dan Iran memuncak dalam serangan terbatas AS terhadap situs nuklir Natanz, Fordow, dan Isfahan milik Iran.

Iran menanggapi dengan memberi tahu AS melalui Qatar bahwa mereka akan menembakkan 14 rudal balistik ke pangkalan udara al-Udeid, barat daya Doha.

Menurut analis pertahanan sumber terbuka, AS diperkirakan akan menembakkan dua hingga empat pencegat untuk setiap rudal yang ditembakkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved