Israel Berencana Pindahkan Penduduk Gaza ke Satu Kota di Reruntuhan, Mirip Kamp Konsentrasi Nazi
Rabu, 09 Juli 2025 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
Michael Sfard, seorang pengacara hak asasi manusia terkemuka Israel, menyebut skema yang diusulkan itu sebagai "rencana operasional untuk kejahatan terhadap kemanusiaan."
"Sementara pemerintah masih menyebut deportasi itu 'sukarela,' orang-orang di Gaza berada di bawah begitu banyak tindakan pemaksaan sehingga tidak ada keberangkatan dari jalur itu yang dapat dilihat secara hukum sebagai sesuatu yang konsensual," ungkap Sfard kepada Guardian.
Rencana "kota kemanusiaan" muncul setelah Israel menolak usulan Hamas untuk mengubah kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
Kelompok pejuang Palestina itu dilaporkan menginginkan kesepakatan itu untuk memastikan gencatan senjata permanen dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Sekitar 50 sandera Israel masih ditawan di Gaza. Kurang dari setengahnya diyakini masih hidup. Selama 21 bulan terakhir, respons militer Israel, yang melibatkan pemboman udara dan artileri berat, serta operasi darat di Jalur Gaza, telah menewaskan 57.000 orang, sebagian besar warga sipil, menurut kementerian kesehatan setempat.
Baca juga: Hamas Bom Buldoser Israel di Kota Gaza: Zionis Gagal Patahkan Tekad Rakyat Palestina
"Sementara pemerintah masih menyebut deportasi itu 'sukarela,' orang-orang di Gaza berada di bawah begitu banyak tindakan pemaksaan sehingga tidak ada keberangkatan dari jalur itu yang dapat dilihat secara hukum sebagai sesuatu yang konsensual," ungkap Sfard kepada Guardian.
Rencana "kota kemanusiaan" muncul setelah Israel menolak usulan Hamas untuk mengubah kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
Kelompok pejuang Palestina itu dilaporkan menginginkan kesepakatan itu untuk memastikan gencatan senjata permanen dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Sekitar 50 sandera Israel masih ditawan di Gaza. Kurang dari setengahnya diyakini masih hidup. Selama 21 bulan terakhir, respons militer Israel, yang melibatkan pemboman udara dan artileri berat, serta operasi darat di Jalur Gaza, telah menewaskan 57.000 orang, sebagian besar warga sipil, menurut kementerian kesehatan setempat.
Baca juga: Hamas Bom Buldoser Israel di Kota Gaza: Zionis Gagal Patahkan Tekad Rakyat Palestina
(sya)
Lihat Juga :