Eks Diplomat Israel: Pembicaraan tentang Relokasi Warga Palestina adalah Resep Bencana

Selasa, 08 Juli 2025 - 17:30 WIB
loading...
Eks Diplomat Israel:...
Mantan diplomat Israel Alon Pinkas. Foto/youtube
A A A
TEL AVIV - Mantan diplomat Israel Alon Pinkas mengatakan meskipun ada laporan dan pernyataan yang terus berlanjut tentang relokasi warga Palestina di Gaza ke negara lain, bukan berarti ada "rencana praktis". Menurut dia, relokasi adalah resep bencana.

"Fakta bahwa menteri pertahanan Israel melontarkan beberapa ide, atau bahkan perdana menteri, atau bahkan presiden Amerika Serikat, bukan berarti ada rencana," ujar dia kepada Al Jazeera.

"Pada awal Februari, Trump berbicara tentang Riviera Palestina, dan dalam waktu 36 jam, ia mengubahnya dari Riviera untuk warga Palestina menjadi warga Palestina akan diusir," papar dia.

Pinkas menjelaskan, “Di tengah laporan bahwa Boston Consulting Group, yang telah diminta membuat rencana untuk merelokasi warga Palestina, bukan berarti rencana itu dapat dilaksanakan, bukan berarti rencana itu praktis."

“(Itu) adalah resep bencana karena memastikan tidak ada perjanjian (pascaperang) di Gaza yang bertahan lama,” ungkap Pinkas.

Pakar lain juga berpendapat soal pengusiran warga Palestina dari Gaza.

“Seruan untuk mengusir warga Palestina dari Gaza akan segera diikuti oleh pemukiman (Israel),” ujar Sultan Barakat, profesor senior kebijakan publik di Universitas Hamad Bin Khalifa milik Qatar Foundation.

“Sejarah mengajarkan kita bahwa setiap pencapaian yang telah diraih Israel selama 78 tahun terakhir dimulai dengan melontarkan rencana gila, rencana yang tidak dapat diterima, rencana ilegal, rencana yang tidak manusiawi dan seiring waktu, mereka berhasil melaksanakannya. Itulah, menurut saya, pelajaran yang harus kita renungkan dengan sangat hati-hati,” papar Barakat kepada Al Jazeera.

“Inilah alasan mengapa Netanyahu tidak akan membahas apa pun di luar Washington, DC. Bukan karena dia sangat bersahabat dengan Trump, meskipun Trump sangat mendukungnya. Itu karena, di Washington, dia berada di antara deep state Amerika Serikat, dan dia tahu persis bahwa Trump tidak dapat menolak beberapa idenya,” ungkap dia.

Baca juga: Abu Ubaidah: Serangan Pejuang Tewaskan 5 Tentara Israel, Pukulan Tambahan!
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Lisa Mariana Diduga...
Lisa Mariana Diduga Tipu Klien Endorsement, Korban Mengaku Rugi Ratusan Juta
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
Berita Terkini
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved