Usai Norwegia, Belanda Juga Akan Kerahkan Jet Tempur Siluman F-35 Lindungi Bantuan Ukraina
Selasa, 08 Juli 2025 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Polandia masih dalam tahap awal mengoperasikan armada F-35-nya sendiri. Pada 10 Mei, Warsawa melaporkan bahwa pilot pertamanya telah menyelesaikan pelatihan F-35A Lightning II di Pangkalan Udara Ebbing di Amerika Serikat.
Dua pilot pertama memulai pelatihan langsung pada bulan Januari 2025 setelah menyelesaikan kursus simulator dan kelas di Pangkalan Angkatan Udara Eglin di Florida. Kelompok kedua memulai pelatihan praktis pada bulan April, ketika pilot Polandia ketiga melakukan penerbangan F-35A pertamanya.
Pada awal bulan ini, Norwegia mengumumkan akan mengerahkan jet tempur siluman F-35 ke Polandia pada musim gugur. Misinya untuk melindungi bandara Rzeszow-Yasenka yang menjadi salah satu pusat transportasi utama untuk bantuan militer Sekutu ke Ukraina.
Pengumuman Norwegia muncul ketika Rusia meningkatkan serangan terhadap kota-kota Ukraina selama beberapa minggu terakhir, meluncurkan 400-500 kendaraan udara tak berawak (UAV) per malam.
Kementerian Pertahanan Norwegia mengatakan pihaknya akan memperkuat kontribusinya terhadap pertahanan udara dan rudal NATO, sementara tujuan utama pengerahan F-35 adalah untuk mendukung perlindungan wilayah udara Polandia dan pusat logistik utama untuk bantuan ke Ukraina.
"Ini adalah kontribusi yang vital. Kami membantu memastikan bahwa dukungan ke Ukraina mencapai tujuannya, dan bahwa Ukraina dapat melanjutkan perjuangannya untuk kebebasan," kata Menteri Pertahanan Norwegia Tore Sandvik, seperti dikutip dari Kyiv Independent.
Dua pilot pertama memulai pelatihan langsung pada bulan Januari 2025 setelah menyelesaikan kursus simulator dan kelas di Pangkalan Angkatan Udara Eglin di Florida. Kelompok kedua memulai pelatihan praktis pada bulan April, ketika pilot Polandia ketiga melakukan penerbangan F-35A pertamanya.
Pada awal bulan ini, Norwegia mengumumkan akan mengerahkan jet tempur siluman F-35 ke Polandia pada musim gugur. Misinya untuk melindungi bandara Rzeszow-Yasenka yang menjadi salah satu pusat transportasi utama untuk bantuan militer Sekutu ke Ukraina.
Pengumuman Norwegia muncul ketika Rusia meningkatkan serangan terhadap kota-kota Ukraina selama beberapa minggu terakhir, meluncurkan 400-500 kendaraan udara tak berawak (UAV) per malam.
Kementerian Pertahanan Norwegia mengatakan pihaknya akan memperkuat kontribusinya terhadap pertahanan udara dan rudal NATO, sementara tujuan utama pengerahan F-35 adalah untuk mendukung perlindungan wilayah udara Polandia dan pusat logistik utama untuk bantuan ke Ukraina.
"Ini adalah kontribusi yang vital. Kami membantu memastikan bahwa dukungan ke Ukraina mencapai tujuannya, dan bahwa Ukraina dapat melanjutkan perjuangannya untuk kebebasan," kata Menteri Pertahanan Norwegia Tore Sandvik, seperti dikutip dari Kyiv Independent.
Lihat Juga :