Lawan Parasit Berbahaya, AS akan Lepas Miliaran Lalat di Meksiko dan Texas
Sabtu, 05 Juli 2025 - 09:30 WIB
loading...
Lalat screwworm. Foto/Judy Gallagher/Wikipedia Creative Commons
A
A
A
WASHINGTON - Pihak berwenang Amerika Serikat (AS) bersiap melepaskan miliaran lalat dari pesawat di atas Meksiko dan Texas selatan untuk menghentikan penyebaran parasit berbahaya. Langkah tersebut bertujuan melindungi ternak, satwa liar, dan hewan peliharaan dari belatung pemakan daging.
Tidak seperti kebanyakan lalat yang memakan jaringan yang membusuk atau mati, lalat screwworm menimbulkan ancaman yang jauh lebih besar karena bertelur di luka terbuka atau selaput lendir hewan berdarah panas dan manusia yang masih hidup.
Setelah menetas, larva menggali ke dalam daging, memakan jaringan hidup dari dalam ke luar, sering kali menyebabkan infeksi parah atau kematian jika tidak diobati.
"Seekor sapi seberat seribu pon dapat mati karena ini dalam dua pekan," ungkap Michael Bailey, presiden terpilih American Veterinary Medical Association, mengatakan kepada kantor berita tersebut.
Departemen Pertanian AS (USDA) dilaporkan berencana mengembangbiakkan lalat jantan dewasa secara massal, mensterilkannya menggunakan radiasi, dan melepaskannya ke alam liar.
Lalat jantan yang mandul akan kawin dengan lalat betina liar, tidak menghasilkan keturunan, dan secara bertahap memusnahkan populasi parasit.
"Ini teknologi yang sangat bagus," ujar Edwin Burgess, asisten profesor di Universitas Florida yang mempelajari parasit.
Ia menambahkan teknologi ini dapat membantu memecahkan "sejenis masalah besar."
Langkah ini dipandang sebagai metode disinfeksi yang lebih efektif dan ramah lingkungan daripada penyemprotan pestisida, AP mencatat, seraya menambahkan negara-negara lain di utara Panama telah membasmi hama yang sama beberapa dekade lalu.
Lalat mandul dari pabrik di negara bagian Amerika Tengah itu dilaporkan telah menahan serangga berbahaya di sana selama bertahun-tahun, tetapi mereka muncul kembali di Meksiko selatan pada akhir tahun 2024.
Menurut AP, USDA akan meluncurkan fasilitas pengendalian lalat screwworm baru di Meksiko selatan paling cepat musim panas mendatang, dengan pusat distribusi lalat diharapkan mulai beroperasi pada akhir tahun ini.
Ini akan memungkinkan AS mengimpor dan mendistribusikan lalat dari Panama jika diperlukan.
Departemen tersebut dilaporkan berencana untuk menghabiskan sekitar USD8,5 juta untuk fasilitas di Texas dan USD21 juta untuk mengubah lokasi di Meksiko selatan, yang saat ini digunakan untuk mengembangbiakkan lalat buah steril, menjadi lokasi untuk lalat ulat sekrup.
Baca juga: Hamas: Israel Gunakan Situs Bantuan Gaza untuk Rekrut Kolaborator
Tidak seperti kebanyakan lalat yang memakan jaringan yang membusuk atau mati, lalat screwworm menimbulkan ancaman yang jauh lebih besar karena bertelur di luka terbuka atau selaput lendir hewan berdarah panas dan manusia yang masih hidup.
Setelah menetas, larva menggali ke dalam daging, memakan jaringan hidup dari dalam ke luar, sering kali menyebabkan infeksi parah atau kematian jika tidak diobati.
"Seekor sapi seberat seribu pon dapat mati karena ini dalam dua pekan," ungkap Michael Bailey, presiden terpilih American Veterinary Medical Association, mengatakan kepada kantor berita tersebut.
Departemen Pertanian AS (USDA) dilaporkan berencana mengembangbiakkan lalat jantan dewasa secara massal, mensterilkannya menggunakan radiasi, dan melepaskannya ke alam liar.
Lalat jantan yang mandul akan kawin dengan lalat betina liar, tidak menghasilkan keturunan, dan secara bertahap memusnahkan populasi parasit.
"Ini teknologi yang sangat bagus," ujar Edwin Burgess, asisten profesor di Universitas Florida yang mempelajari parasit.
Ia menambahkan teknologi ini dapat membantu memecahkan "sejenis masalah besar."
Langkah ini dipandang sebagai metode disinfeksi yang lebih efektif dan ramah lingkungan daripada penyemprotan pestisida, AP mencatat, seraya menambahkan negara-negara lain di utara Panama telah membasmi hama yang sama beberapa dekade lalu.
Lalat mandul dari pabrik di negara bagian Amerika Tengah itu dilaporkan telah menahan serangga berbahaya di sana selama bertahun-tahun, tetapi mereka muncul kembali di Meksiko selatan pada akhir tahun 2024.
Menurut AP, USDA akan meluncurkan fasilitas pengendalian lalat screwworm baru di Meksiko selatan paling cepat musim panas mendatang, dengan pusat distribusi lalat diharapkan mulai beroperasi pada akhir tahun ini.
Ini akan memungkinkan AS mengimpor dan mendistribusikan lalat dari Panama jika diperlukan.
Departemen tersebut dilaporkan berencana untuk menghabiskan sekitar USD8,5 juta untuk fasilitas di Texas dan USD21 juta untuk mengubah lokasi di Meksiko selatan, yang saat ini digunakan untuk mengembangbiakkan lalat buah steril, menjadi lokasi untuk lalat ulat sekrup.
Baca juga: Hamas: Israel Gunakan Situs Bantuan Gaza untuk Rekrut Kolaborator
(sya)
Lihat Juga :