Apa Alasan Sebenarnya Donald Trump Benci Calon Wali Kota Muslim Zohran Mamdani?
Jum'at, 04 Juli 2025 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
4. Unsur Asal-usul Alias Imigran
Beberapa serangan Trump, serta pendukungnya, menunjukkan nada xenofobia: mempertanyakan status kewarganegaraan Mamdani, menyindir penampilan, suaranya, dan mengejek akar imigrannya. Bahkan ada narasi implisit bahwa dia tidak pintar.
Trump mengejek kolaborasi Mamdani dengan tokoh progresif Partai Demokrat seperti Alexandria Ocasio-Cortez, Bernie Sanders, hingga Senator Chuck Schumer, menggambarkan mereka sebagai “dungu ekstremis".
Zohran Mamdani, yang menyebut dirinya sebagai penganut paham sosialis, mengatakan Trump menargetkannya karena dia ingin sekali mengalihkan perhatian rakyat Amerika dari pengkhianatan pemerintahannya terhadap kaum pekerja.
Dalam klip video yang menjadi viral di media sosial, Mamdani terdengar mengatakan dia tidak akan menghentikan pekerjaannya dan "akan melawan" kaum Republik.
"Kemarin, Donald Trump mengatakan bahwa saya harus ditangkap. Dia mengatakan bahwa saya harus dideportasi. Dia mengatakan bahwa saya harus di-denaturalisasi. Dan dia mengatakan hal-hal itu tentang saya, seseorang yang akan menjadi wali kota imigran pertama di kota ini dalam beberapa generasi, seseorang yang juga akan menjadi wali kota Muslim pertama dan Asia Selatan pertama dalam sejarah kota ini," kata politisi Partai Demokrat itu saat berpidato dalam sebuah pertemuan massa di kantor pusat Hotel and Gaming Trades Council di New York.
"Hal itu bukan karena siapa saya, dari mana saya berasal, karena penampilan atau cara saya berbicara, tetapi lebih karena dia ingin mengalihkan perhatian dari apa yang saya perjuangkan. Saya berjuang untuk kaum pekerja," paparnya.
Beberapa serangan Trump, serta pendukungnya, menunjukkan nada xenofobia: mempertanyakan status kewarganegaraan Mamdani, menyindir penampilan, suaranya, dan mengejek akar imigrannya. Bahkan ada narasi implisit bahwa dia tidak pintar.
Trump mengejek kolaborasi Mamdani dengan tokoh progresif Partai Demokrat seperti Alexandria Ocasio-Cortez, Bernie Sanders, hingga Senator Chuck Schumer, menggambarkan mereka sebagai “dungu ekstremis".
Alasan Versi Zohran Mamdani
Zohran Mamdani, yang menyebut dirinya sebagai penganut paham sosialis, mengatakan Trump menargetkannya karena dia ingin sekali mengalihkan perhatian rakyat Amerika dari pengkhianatan pemerintahannya terhadap kaum pekerja.
Dalam klip video yang menjadi viral di media sosial, Mamdani terdengar mengatakan dia tidak akan menghentikan pekerjaannya dan "akan melawan" kaum Republik.
"Kemarin, Donald Trump mengatakan bahwa saya harus ditangkap. Dia mengatakan bahwa saya harus dideportasi. Dia mengatakan bahwa saya harus di-denaturalisasi. Dan dia mengatakan hal-hal itu tentang saya, seseorang yang akan menjadi wali kota imigran pertama di kota ini dalam beberapa generasi, seseorang yang juga akan menjadi wali kota Muslim pertama dan Asia Selatan pertama dalam sejarah kota ini," kata politisi Partai Demokrat itu saat berpidato dalam sebuah pertemuan massa di kantor pusat Hotel and Gaming Trades Council di New York.
"Hal itu bukan karena siapa saya, dari mana saya berasal, karena penampilan atau cara saya berbicara, tetapi lebih karena dia ingin mengalihkan perhatian dari apa yang saya perjuangkan. Saya berjuang untuk kaum pekerja," paparnya.
(mas)
Lihat Juga :