Teleponan dengan Trump, Putin Tolak Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Jum'at, 04 Juli 2025 - 07:55 WIB
loading...
A A A
"Itu adalah panggilan telepon yang cukup panjang, kami membicarakan banyak hal termasuk Iran, dan kami juga membicarakan, seperti yang Anda ketahui, perang dengan Ukraina. Dan saya tidak senang dengan itu," kata Trump kepada wartawan.

Ketika ditanya apakah dia telah bergerak lebih dekat ke kesepakatan untuk mengakhiri perang, Trump menjawab: "Tidak, saya tidak membuat kemajuan apa pun dengannya."

Pandangan Trump terhadap panggilan telepon itu sangat suram. Setelah sebagian besar dari lima panggilan telepon sebelumnya dengan Putin sejak kembali berkuasa pada bulan Januari, dia telah memberikan laporan optimistis tentang kemajuan menuju kesepakatan.

Namun, dia telah menunjukkan rasa frustrasi yang meningkat terhadap Putin setelah perubahan awal ke arah pemimpin Rusia itu. Dalam beberapa minggu terakhir, dia menolak tawaran Putin untuk menjadi penengah dalam konflik Iran-Israel, menyuruhnya untuk fokus pada perang Ukraina saja.

Perang Rusia-Ukraina telah menewaskan ratusan ribu orang sejak Moskow meluncurkan invasi pada Februari 2022 dan sekarang menguasai sebagian besar wilayah timur dan selatan Ukraina.

Meski begitu, Putin memberi tahu Trump bahwa Moskow akan terus mengambil bagian dalam negosiasi.

"Dia juga berbicara tentang kesiapan pihak Rusia untuk melanjutkan proses negosiasi," kata Ushakov. "Vladimir Putin mengatakan bahwa kami terus mencari solusi politik yang dinegosiasikan untuk konflik tersebut," imbuh dia.

Moskow selama berbulan-bulan menolak untuk menyetujui gencatan senjata yang diusulkan AS di Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved