Trump Ancam Hamas dengan Sesuatu yang Lebih Buruk, Menteri Israel Ingin Terus Perang
Rabu, 02 Juli 2025 - 12:46 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya perpecahan dalam pemerintahan Israel sendiri atas prospek gencatan senjata.
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengatakan pada hari Senin bahwa "perang ini harus berakhir dengan kemenangan yang menentukan... tanpa kesepakatan, tanpa mediator."
Pejabat sayap kanan itu memperingatkan penghentian operasi akan menimbulkan "bahaya yang lebih besar" bagi masa depan Israel daripada melanjutkan perang.
Meskipun ada perbedaan pendapat internal, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah mengizinkan pembicaraan tentang kemungkinan jeda dalam pertempuran untuk dilanjutkan, di bawah tekanan dari AS dan sebagai tanggapan atas kekhawatiran internasional atas meningkatnya korban sipil di Gaza.
Sejak dimulainya perang pada Oktober 2023, lebih dari 56.000 warga Palestina telah dibunuh Israel, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.
Washington mendukung kampanye militer Israel dengan terus memasok persenjataan untuk rezim Zionis.
Pada akhir Mei, Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung AS mulai mengoperasikan koridor bantuan setelah blokade Israel selama tiga bulan.
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengatakan pada hari Senin bahwa "perang ini harus berakhir dengan kemenangan yang menentukan... tanpa kesepakatan, tanpa mediator."
Pejabat sayap kanan itu memperingatkan penghentian operasi akan menimbulkan "bahaya yang lebih besar" bagi masa depan Israel daripada melanjutkan perang.
Meskipun ada perbedaan pendapat internal, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah mengizinkan pembicaraan tentang kemungkinan jeda dalam pertempuran untuk dilanjutkan, di bawah tekanan dari AS dan sebagai tanggapan atas kekhawatiran internasional atas meningkatnya korban sipil di Gaza.
Sejak dimulainya perang pada Oktober 2023, lebih dari 56.000 warga Palestina telah dibunuh Israel, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.
Washington mendukung kampanye militer Israel dengan terus memasok persenjataan untuk rezim Zionis.
Pada akhir Mei, Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung AS mulai mengoperasikan koridor bantuan setelah blokade Israel selama tiga bulan.
Lihat Juga :