Suriah Bisa Biarkan Israel Duduki Dataran Tinggi Golan untuk Imbalan Normalisasi Hubungan

Selasa, 01 Juli 2025 - 18:12 WIB
loading...
Suriah Bisa Biarkan...
Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Foto/britannica
A A A
DAMASKUS - Pemimpin Suriah Ahmad al-Sharaa mungkin akan meninggalkan klaim negara itu atas kedaulatan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dengan imbalan hubungan yang dinormalisasi dengan Zionis. Kabar itu diungkap media Lebanon.

Israel merebut sebagian besar wilayah seluas 1.800 kilometer persegi di Kegubernuran Quneitra Suriah selama perang tahun 1967 dan secara efektif mencaploknya pada tahun 1981.

Di tengah kekacauan selama naiknya al-Sharaa ke tampuk kekuasaan, pasukan Israel (IDF) merebut wilayah tambahan.

IDF juga telah melakukan beberapa serangan udara terhadap pasukan Suriah yang setia kepada pemerintah saat ini, yang menurut Israel dimaksudkan untuk melindungi penduduk Druze setempat, komunitas minoritas etnoreligius yang mendiami wilayah yang diperebutkan.

Siaran pers Lebanon LBCI melaporkan pada hari Senin (30/6/2025) bahwa kedua negara dapat menormalisasi hubungan sebagai bagian dari kesepakatan yang luas.

Berdasarkan kesepakatan yang diusulkan, Israel akan mengakui legitimasi al-Sharaa, menarik pasukan dari wilayah yang direbut sejak pengambilalihannya pada bulan Desember, dan menyetujui kehadiran militer Suriah di dekat perbatasannya dengan Israel dan Yordania, dengan batasan tertentu.

“Sebagai gantinya, Israel diharapkan untuk mengamankan kedaulatan penuh atas Dataran Tinggi Golan,” ungkap laporan LBCI, mengutip sumber yang mengetahui urusan Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Goal Aksis U-15 dan...
Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved