Ketika Militer Israel Diserang Massa Ekstremis Yahudi: Tentara Zionis Dicap Pembunuh dan Nazi

Selasa, 01 Juli 2025 - 13:20 WIB
loading...
A A A
Army Radio melaporkan pada hari Minggu bahwa, menurut angka Kementerian Pertahanan Israel, serangan nasionalis Yahudi di Tepi Barat meningkat 30% tahun ini, dari 318 pada paruh pertama tahun 2024 menjadi 414 selama periode yang sama pada tahun 2025.

Yonah Jeremy Bob dari The Jerusalem Post menulis pada hari Minggu bahwa sementara IDF dan Shin Bet (Badan Keamanan Israel) berusaha mencegah kekerasan ekstremis Yahudi di Tepi Barat terhadap warga Palestina, tampaknya dampak dari berbagai perubahan kebijakan yang diprakarsai oleh pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu—dan dipelopori oleh elemen-elemen paling ekstremnya, Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich—telah membuat pekerjaan mereka lebih sulit dan mendorong beberapa pelaku kekerasan tersebut untuk bersikap lebih berani.

"Para perusuh yang membakar fasilitas operasional keamanan malam itu harus dihukum seberat-beratnya sesuai hukum," tulis Anggota Knesset Avigdor Liberman, kepala Partai Yisrael Beytenu dan mantan menteri pertahanan, di X.

“Setiap kerugian yang dialami oleh tentara IDF merupakan pukulan berat bagi Negara Israel dan nilai-nilainya. Saya menyerukan kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan membawa mereka yang bertanggung jawab atas tindakan tercela ini ke pengadilan,” imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved