Jenderal Tertinggi AS Akui Tak Gunakan Bom GBU-57 di Situs Nuklir Isfahan Iran karena Tak Efektif

Minggu, 29 Juni 2025 - 07:39 WIB
loading...
A A A
DIA juga mengatakan Iran mungkin telah memindahkan sebagian uranium yang diperkaya keluar dari lokasi tersebut sebelum diserang.

Pejabat pemerintah Presiden Donald Trump yang memberi pengarahan kepada anggota Parlemen pekan lalu menghindari pertanyaan tentang keberadaan persediaan uranium Iran yang sudah diperkaya.

Presiden Donald Trump kembali mengeklaim pada hari Jumat bahwa tidak ada yang dipindahkan dari tiga lokasi Iran sebelum operasi militer AS.

Namun, para anggota Parlemen Partai Republik muncul dari pengarahan rahasia pada hari Kamis dengan mengakui bahwa serangan militer AS mungkin tidak menghilangkan semua bahan nuklir Iran. Namun, mereka berpendapat bahwa melakukan hal itu bukanlah bagian dari misi militer.

"Ada uranium yang diperkaya di fasilitas yang dipindahkan, tetapi itu bukan maksud atau misinya," kata anggota Parlemen Partai Republik Michael McCaul asal Texas kepada CNN.

"Menurut pemahaman saya, sebagian besar masih ada di sana. Jadi, kita perlu penghitungan penuh. Itulah sebabnya Iran harus datang langsung ke meja perundingan dengan kita, sehingga (Badan Energi Atom Internasional) dapat menghitung setiap ons uranium yang diperkaya yang ada di sana. Saya tidak berpikir itu akan keluar dari negara ini, saya pikir itu ada di fasilitas itu," paparnya.

"Tujuan misi itu adalah untuk menghilangkan aspek-aspek tertentu dari program nuklir mereka. Itu dihilangkan. Untuk menyingkirkan bahan nuklir bukanlah bagian dari misi," imbuh Murphy kepada CNN.

“Di sinilah kita berada: program itu dihancurkan di tiga lokasi itu. Namun, mereka masih punya ambisi,” kata Senator Partai Republik Lindsey Graham asal South Carolina.

“Saya tidak tahu di mana 900 pon uranium yang sangat diperkaya itu berada. Namun, itu bukan bagian dari target di sana.”

“(Situs-situs itu) dihancurkan. Tidak seorang pun dapat menggunakannya dalam waktu dekat,” lanjut Graham.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Sidang Dokter Tifa Memanas,...
Sidang Dokter Tifa Memanas, Kuasa Hukum Protes JPU Belum Serahkan Berkas BAP
Berita Terkini
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved