Iran Tolak Rencana Berunding Lagi dengan AS, Sebut Washington Khianati Diplomasi

Jum'at, 27 Juni 2025 - 15:07 WIB
loading...
Iran Tolak Rencana Berunding...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araqchi. Foto/tasnim
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araqchi membantah adanya rencana memulai kembali perundingan dengan Amerika Serikat (AS). Dalam komentarnya pada wawancara yang disiarkan di televisi pada Kamis malam, Araqchi mengecam keterlibatan AS dalam perang agresi rezim Israel terhadap Iran.

Ia mengatakan meskipun Iran melindungi hak-hak rakyatnya dalam perundingan nuklir tidak langsung dengan AS sebelum agresi Israel, AS memutuskan menggunakan metode lain setelah kekecewaannya terhadap perundingan.

Araqchi mengecam serangan militer AS terhadap Iran sebagai pengkhianatan terhadap diplomasi dan perundingan.

Menolak klaim Presiden AS Donald Trump bahwa perundingan nuklir dengan Iran akan diadakan pekan depan, menteri luar negeri Iran mengatakan, “Tidak ada kesepakatan yang dibuat mengenai dimulainya kembali perundingan. Bahkan belum ada pembicaraan tentang perundingan. Subjek perundingan tidak perlu dipertanyakan lagi saat ini.”

Araqchi menjelaskan Iran tetap berkomitmen pada diplomasi, tetapi keputusan apakah akan melanjutkan perundingan dengan AS atau tidak, perlu dinilai.

Ketika ditanya tentang program pengayaan nuklir Iran setelah serangan Amerika dan Israel terhadap fasilitas nuklir negara itu, menteri luar negeri mengatakan kerusakannya tidak kecil karena Iran sedang mengevaluasi tingkat kerusakannya.

"Masih terlalu dini untuk melihat bahwa landasan sudah siap untuk negosiasi," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved