Ini Kata-kata Pilot AS saat Jet Siluman B-2 Jatuhkan Bom GBU-57 di Situs Nuklir Iran

Jum'at, 27 Juni 2025 - 10:20 WIB
loading...
A A A
Teheran mengatakan program nuklirnya ditujukan untuk keperluan energi sipil, tetapi memiliki persediaan uranium yang diperkaya hingga tingkat yang jauh melebihi yang dibutuhkan dan mendekati level senjata.

Trump mengatakan AS dan Iran akan mengadakan pembicaraan baru tentang masalah program nuklir Teheran.

Dia mengatakan Iran tidak dapat membangun kembali fasilitasnya atau memperkaya uranium, dan bahwa dia akan bertindak lagi secara militer jika dia merasa perlu.

Trump mendesak Iran untuk mengejar perdamaian, diplomasi, dan perdagangan sebagai gantinya.

"Kami akan berbicara dengan mereka minggu depan, dengan Iran," kata Trump pada pertemuan puncak NATO di Belanda pada hari Rabu. "Kami mungkin menandatangani perjanjian. Saya tidak tahu."

Pada hari Kamis, Dewan Wali Iran mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui keputusan Parlemen-nya untuk menangguhkan kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), pengawas nuklir PBB, yang telah memantau fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada Al-Araby Al-Jadeed sehari sebelumnya bahwa serangan-serangan AS memiliki dampak serius dan mendalam pada jalannya program nuklir, seraya menambahkan: "Kami perlu memikirkan kembali cara kita melindungi fasilitas-fasilitas nuklir kami."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
AS Tepis Bisa Matikan...
AS Tepis Bisa Matikan Jet Tempur Siluman F-35 dari Jarak Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved