Mengejutkan, 377.000 Orang Gaza Telah Dihilangkan Militer Israel sejak Perang Pecah

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:57 WIB
loading...
A A A
Laporan tersebut juga secara kritis menilai peran Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang didukung AS, dengan menyatakan bahwa strukturnya tampaknya lebih dibentuk oleh strategi militer Israel daripada oleh kebutuhan kemanusiaan.

Dengan menggunakan data lokasi dan analisis spasial, Garb menemukan bahwa sebagian besar penduduk Gaza tidak dapat mencapai kompleks bantuan GHF.

Lokasi-lokasi ini sebagian besar tidak dapat diakses, terputus dari wilayah selatan Gaza oleh koridor Netzarim yang dikuasai Israel. Lokasi mereka di dalam "zona penyangga" yang dinyatakan berarti bahwa warga sipil yang mencari bantuan harus memasuki wilayah yang secara resmi dilarang bagi mereka oleh militer Israel.

Menurut laporan tersebut, infrastruktur yang buruk, kurangnya transportasi bermotor, dan hampir tidak adanya rute perjalanan yang aman membuat akses menjadi semakin sulit.

Garb menulis bahwa desain dan pengoperasian kompleks bantuan tampaknya menjadi mesin untuk gesekan dan insiden yang berkelanjutan. Dia mencatat bahwa model alokasi, yang menyediakan jatah untuk tepat 5,5 orang selama 3,5 hari, secara efektif memaksa warga sipil untuk melakukan penyeberangan berbahaya yang berulang ke zona militer.

"Fakta bahwa empat dari lima kompleks berada di selatan koridor Morag-yang berulang kali ditunjukkan oleh pejabat Israel sebagai tujuan yang dimaksudkan untuk konsentrasi warga Palestina yang akan dipindahkan dari sisa Gaza dalam peningkatan serangan militer yang akan datang-tidak meyakinkan," bunyi laporan yang ditulis Garb, sebagaimana dikutip The New Arab, Kamis (26/6/2025).


Tidak Ada Martabat, Tidak Ada Perlindungan


Laporan tersebut menyoroti bahwa sedikit atau tidak ada tindakan yang diambil untuk melindungi martabat atau keselamatan warga sipil Gaza yang mencari bantuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved