Mengejutkan, 377.000 Orang Gaza Telah Dihilangkan Militer Israel sejak Perang Pecah

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:57 WIB
loading...
Mengejutkan, 377.000...
Sebanyak 377.000 orang Gaza telah dihilangkan militer Zionis Israel sejak Oktober 2023. Foto/Palestine Chronicle
A A A
GAZA - Sebuah laporan terbaru yang diterbitkan Harvard Dataverse mengungkapkan bahwa sebanyak 377.000 orang di Gaza telah "dihilangkan" oleh militer Israel sejak perang pecah Oktober 2023. Setengah dari jumlah tersebut diyakini adalah anak-anak.

Laporan itu ditulis oleh profesor Israel; Yaakov Garb. Dia menggunakan analisis berbasis data dan pemetaan spasial untuk meneliti bagaimana serangan Israel terhadap warga sipil dan penghalangan bantuan yang menyebabkan penurunan drastis populasi daerah kantong Palestina tersebut.

Menurut temuan Garb, jumlah sebenarnya orang yang tewas di Gaza mungkin jauh lebih tinggi daripada jumlah korban tewas resmi, yang saat ini mencapai sekitar 61.000 jiwa.

Baca Juga: Jenderal Tertinggi Zionis: Pasukan Komando Israel Operasi Senyap di Iran, Lakukan Tipu Daya

Peta dalam laporan tersebut, yang didasarkan pada estimasi militer Israel, menunjukkan bahwa populasi yang tersisa di Kota Gaza adalah sekitar 1 juta jiwa, dengan 500.000 di Mawasi dan 350.000 di Gaza tengah, dengan total sebelumnya sekitar 1,85 juta jiwa.

Sebelum perang pecah, populasi Gaza diperkirakan mencapai 2,227 juta jiwa. Perbedaan tersebut menunjukkan setidaknya 377.000 orang kini tidak diketahui keberadaannya.

Meskipun beberapa orang mungkin mengungsi atau hilang, skala kesenjangan tersebut telah menyebabkan para analis menyimpulkan bahwa sejumlah besar kemungkinan tewas, yang menunjukkan bahwa jumlah korban tewas sebenarnya bisa jadi jauh lebih tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved